Senin, 26 Juni 2017

Sejumlah Obyek Wisata Di Sigi Dipadati Pengunjung

id tambing
Sejumlah Obyek Wisata Di Sigi Dipadati Pengunjung
Objek Wisata Danau Tambing di Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) (facebook.com)
Sigi, Sulteng,  (antarasulteng.com) - Sejumlah tempat rekreasi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dalam dua hari terakhir ini dipadati pengunjung yang kebanyakan berasal dari Kota Palu, untuk menikmati hari libur bersama keluarga.

Obyek wisata alam di pinggiran Desa Oloboju, Kabupaten Sigi, sejak dua hari ini banyak dikunjungi warga yang datang dari berbagai wilayah di daerah itu dan Kota Palu.

"Dua hari ini jumlah pengunjung sekitar 700 orang," kata Ferdinan, pengelolah obyek wisata alam Desa Oloboju, Minggu.

Ia mengatakan para pengunjung dalam dua hari tersebut meningkat dibandingkan pekan lalu yang hanya sekitar 300 orang. Peningkatannya cukup signifikan dan pengunjung yang datang didomisasi oleh ramaja dan orang dewasa.

Obyek wisata alam yang hanya berjarak sekitar 15 km dari Kota Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng itu menawarkan beberapa kegiatan menarik dan cukup menantang.

Selain bendungan air yang menjadi tempat permandian, juga aga wisata arum jeram dengan rute sepanjang 3 kilometer dan flying fox yang banyak diminati para penggemar olahraga penuh tantangan tersebut.

Bagi pengunjung yang mau menikmati olahraga arum jeram, kata Ferdinan, cukup membayar biaya kegiatan Rp70 ribu/orang untuk rung jeram dan flying fox Rp10.000/orang.

Di lokasi wisata itu, para pengunjung juga bisa menginap di sejumlah pemondokan yang telah disediakan dengan biaya sewa Rp200 ribu/hari, sementara biaya masuk hanya Rp6.000/orang.

Sejumlah pengunjung mengatakan obyek wisata alam tersebut sangat mengoda dan memiliki keunikan tersendiri dibandingkan obyek wisata lainnya yang di Kabupaten Sigi.

"Saya dan keluarga memilih tempat wisata ini karena alam di sekitarnya cukup bagus dan ada bendungan irigari yang mengairi persawahaan yang ada di beberapa desa di Kabupaten Sigi," kata Yusak, seorang pengunjung.

Hal senada juga disampaikan Maline, seorang pengunjung dari Kota Palu. Ia mengatakan sudah beberapa kali datang ke obyek wisata tersebut.

Menurut dia, obyek wisata itu memiliki keunggulan lain dari obyek-obyek wisata lainnya karena alamnya yang indah dan pada malam dan pagi hari udaranya cukup sejuk dan dingin sehingga merasuk sampai sendi-sendi tulang.

Selain obyek wisata alam Oloboju, juga yang banyak dikunjungi adalah obyek wisata permandian Porame, Kecamatan Marawola, air terjun di Kecamatan Dolo Selatan.

Pada hari-hari libur, obyek-obyek wisata tersebut banyak dikunjungi warga, bahkan wisatawan mancanegara (wisman) dari berbagai negara di Asia, Eropa dan Amerika.

Bupati Sigi Iwan Lapata sebelumnya mengatakan lima tahun ke depan ini, Pemkab Sigi akan memperbaiki dan meningkatkan infranstruktur ke lokasi obyeki wisata untuk menarik banyak wisman dan perolehan devisa bagi negara.

"Kami akan menyediakan infrastruktur, terutama jalan-jalan menuju destinasi wisata di Kabupaten Sigi akan diupayakan memiliki prasana jalan memadai dan listrik," kata Bupati Iwan.

Dia mengaku rata-rata destinasi wisata unggulan yang ada di Kabupaten Sigi belum didukung prasana infranstruktur memadai. Jalan-jalan yang ada baru bisa dilalui kendaraan sepeda motor sehingga belum begitu tertarik bagi wisman untuk mengunjunginya.

Jika jalannya sudah bagus, niscaya, kunjungan wisatawan meningkat dan juga berdampak positif bagi kehidupan masyarakat di sekitarnya ekonomi mereka bisa lebih meningkat lagi.  

Editor: Adha Nadjemudin

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga