Kematian Nicky Hayden dan bahaya mendengarkan musik di jalan raya

id hayden
Kematian Nicky Hayden dan bahaya mendengarkan musik di jalan raya
Nicky Hayden (FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari)
Jakarta (antarasulteng.com) - Pebalap Nicky Hayden meninggal dunia setelah lima hari kritis pasca-kecelakaan mobil di pantai Rimini, Italia.

Express.co.uk mengabarkan kepolisian Rimini memiliki rekaman CCTV di perempatan jalan Via Tavoleto, lokasi kecelakaan yang dialami Nicky Hayden.

Dalam rekaman tersebut, juara dunia Moto GP tahun 2006 itu diduga sedang asyik mendengarkan musik di iPod-nya, dia juga terlihat menerobos lampu merah sehingga tak mendengar saat ada mobil melintas.

The Guardian melaporkan sebuah studi di Amerika Serikat membuktikan berjalan kaki sambil mendengarkan musik adalah berbahaya. Risikonya meningkat hingga tiga kali lipat dalam kurun enam tahun.

Dalam sebuah studi yang dilakukan selama 2004-2011, ditemukan 116 orang di AS yang memakai headphone di jalan tewas atau setidaknya mengalami kecelakaan parah.

Kebanyakan korbannya berusia di bawah 30 (67%) dan laki-laki (68%). Sekitar 89% terjadi di perkotaan dengan 55% korbannya terlindas kereta api.

dalam studi yang diterbitkan di Jurnal Prevention itu disebutkan 70% kecelakaan berujung maut.

"Penggunaan headphone dengan perangkat genggam memiliki risiko keselamatan pada para pejalan kaki, khususnya di area dengan kendaraan yang berlalu lalang. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan bagaimana headphone bisa membahayakan keselamatan pejalan kaki," demikian menurut para ahli. (skd)

(Baca juga: Nicky Hayden mantan juara MotoGP tutup usia)

Penerjemah: Ida Nurcahyani

Editor: Adha Nadjemudin

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga