Disertasi pewarta Antara solusi pemberantasan narkoba

id Pewarta antara,disertasi antara,Pewarta doktor

Disertasi pewarta Antara solusi pemberantasan narkoba

Pewarta Antara Susylo Asmalyah (lima dari kiri) berfoto bersama usai sidang promosi doktor di Jakarta, Selasa (25/2/2020). (Foto : ANTARA/ (Muhammad Zulfikar).

Jakarta (ANTARA) - Akademisi dari Universitas Persada Indonesia YAI Prof Dr Ismuhadjar mengharapkan disertasi yang disusun oleh pewarta Antara Susylo Asmalyah mampu menjadi salah satu solusi pemberantasan narkoba di Tanah Air khususnya melalui program yang ada di Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Melalui penelitian ini, hendaknya Doktor Susylo Asmalyah bisa menyampaikan kepada BNN hal-hal apa saja yang menjadi permasalahan di lembaga itu dan memberikan solusinya," kata dia yang juga sekaligus Ketua sidang promosi doktor ilmu manajemen Doktor Susylo Asmalyah di Jakarta, Selasa.

Ia menilai disertasi berjudul Determinal Satisfaction Program P4GN Badan Narkotika Nasional dan Implikasinya Terhadap Trust Mahasiswa di DKI Jakarta bisa membantu BNN untuk menyampaikan serta menjalankan programnya.

"Termasuk pula mempublikasikannya kepada masyarakat luas," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pemberitaan Perum LKBN Antara Akhmad Munir mengucapkan apresiasi dan selamat atas gelar doktor yang baru saja diraih pewarta Antara tersebut.

"Kami turut bangga. Semoga gelar ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya meningkatkan kualitas kinerja Susylo Asmalyah," katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Pemberitaan Perum LKBN Antara periode 2016-2017 Aat Surya Safaat menyebutkan Susylo Asmalyah merupakan sosok inspiratif yang bisa dicontoh oleh setiap pewarta dalam menjalankan karir.

"Artinya dia bisa membagi waktu dengan baik. Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman Antara yang lain," tambahnya.

Menurutnya jenjang pendidikan merupakan salah satu jaminan untuk mencapai karir dengan baik. Sehingga ke depan diharapkan lebih banyak lagi pewarta yang melanjutkan studinya.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar