Dinas PMD Sulteng mulai evaluasi perkembangan desa dan kelurahan

id DINAS PMD,PEMPROV SULTENG,DESA,DANA DESA

Dinas PMD Sulteng mulai evaluasi perkembangan desa dan kelurahan

Dinas PMD Sulawesi Tengah menggelar rapar koordinasi evaluasi perkembangan desa dan kelurahan, di Palu 13/3. (ANTARA/HO/Humas PMD Sulteng Nurul)

Palu (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa  Sulawesi Tengah mulai melakukan evaluasi terhadap perkembangan desa dan kelurahan di provinsi tersebut.

"Hasil evaluasi inilah yang menginformasikan kepada kita semua mengenai kemajuan desa yang bersangkutan," ucap Kepala Dinas PMD Sulteng, Zubair di Palu, Rabu.

Evaluasi yang dilakukan oleh Pemerintah Sulawesi Tengah melalui Dinas PMD Sulteng dilakukan dengan beberapa tahapan/langkah di antaranya, lewat rapat koordinasi evaluasi dan lomba desa.

Dinas PMD Sulteng telah melaksanakan rakor evaluasi perkembangan desa dan kelurahan tingkat provinsi, melibatkan 36 peserta dari Dinas PMD tingkat kabupaten/kota di Sulteng, pada 13 Maret 2020 di Palu.

"Rakor tersebut untuk mengidentifikasi masalah-masalah atau kendala-kendala yang ada di lapangan," kata Zubair.

Ia menerangkan, mengembangkan desa dan kelurahan, harus diawali dengan membangun persamaan pemahaman dan presepsi yang sama tentang antarsemua pihak baik pemerintah dan desa.

Dengan begitu, masalah dan tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan desa dapat teridentifikasi, kemudian diikutkan dengan solusi terhadap penyelesaian masalah tersebut.

Hal itu untuk mendongkrak upaya menuju desa yang kuat, mandiri dan berdaya saing yang diperlukan keseriusan semua pihak untuk bekerja secara optimal, dengan mengaplikasikan kebijakan yang telah tersusun.

Berkaitan dengan itu, Sekretaris Dinas PMD Sulteng Irmawati Sahi mengemukakan, Dinas PMD Sulteng juga akan menggelar lomba desa, sebagai langkah evaluasi perkembangan desa dengan tujuan mendorong pemerintah desa dan kelurahan untuk mengoptimalkan potensi yang ada di wilayahnya serta usaha pembangunan yang dilaksanakan masyarakat atas dasar tekad dan kekuatan sendiri.

Irma menyebut lomba desa untuk mengukur capaian yang ada di desa dan kelurahan dalam kurun waktu satu tahun berkaitan dengan upaya mewujudkan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

"Lomba desa merupakan media pendorong bagi saudara-saudara kita di desa. melalui lomba desa terlihat kemajuan, kemandirian, keberlanjutan pembangunan, kesejahteraan masyarakat serta daya saing desa dan kelurahan. hal ini dapat terlihat karena sebelum mengikuti lomba desa harus terlebih dahulu melalui tahapan evaluasi diri di desa dan kelurahan masing-masing," sebutnya.

Dia mengingatkan kepada Dinas PMD tingkat kabupaten/kota bahwa lomba desa dilaksanakan dengan tujuan untuk evaluasi kinerja desa, sehingga dapat diketahui sampai sejauh mana affirmative pemerintah terhadap perkembangan desa.

"Melalui lomba desa ini terevaluasilah komitmen dan konsistensi kita terhadap perkembangan desa kita," ujarnya.

Lomba desa di rencanakan akan dilaksanakan untuk tingkat kecamatan pada April 2020, tingkat kabupaten direncanakan pada bulan Mei, dan tingkat provinsi pada Juni 2020. Selanjutnya, tingkat regional bulan Juli dan tingkat nasional pada Agustus.
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar