Pewarta Foto Indonesia bagikan 1.000 masker di Jakarta

id jakarta,Corona

Pewarta Foto Indonesia bagikan 1.000 masker di Jakarta

Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Reno Erni (kiri) menyiapkan paket masker dan sanitizer untuk dibagikan kepada jurnalis foto di Jakarta, Jumat (20/3/2020) (ANTARA/HO-Pewarta Foto Indonesia)

Jakarta (ANTARA) - Pewarta Foto Indonesia (PFI) membagikan 1000 masker untuk para jurnalis foto di DKI Jakarta guna mencegah penularan virus Corona (COVID-19).

"Karena jurnalis foto susah untuk menerapkan Work From Home (kerja dari rumah) dan harus turun ke lapangan, masker dan hand sanitizer (cairan pembersih tangan) dibagikan gratis untuk pewarta foto di Jakarta, sebagai upaya pencegahan," kata Ketua PFI Reno Esnir dalam siaran persnya, di Jakarta, Sabtu.

Reno mengatakan total 1.000 masker dan 500 cairan pembersih tangan dibagikan kepada 190 lebih jurnalis foto yang bertugas di wilayah DKI Jakarta.



DKI Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah terbanyak ditemukan kasus positif Virus Corona COVID-19 di Indonesia.

Berdasarkan catatan per Jumat (20/3) yang dihimpun Pemprov DKI Jakarta, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Jakarta mencapai 1.147 kasus, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 503 kasus, 224 kasus positif terjangkit, 13 kasus dinyatakan sembuh dan 20 pasien meninggal dunia.

Secara nasional tercatat jumlah kasus positif COVID-19 ada 369 orang, dengan rincian sebanyak 320 dirawat, 17 sembuh dan 32 meninggal dunia.

Reno menjelaskan, PFI berupaya untuk mengirimkan masker dan cairan pembersih tangan untuk jurnalis foto yang ada di daerah lain selain Jakarta.



"Kami masih berupaya keras untuk menyediakan stok masker dan cairan sanitasi untuk bisa dikirimkan ke anggota PFI yang kotanya terpapar virus corona," kata Reno yang juga pewarta foto Kantor Berita ANTARA ini.

Sebagai organisasi yang menaungi pewarta foto di Indonesia, agenda pembagian masker gratis ini juga merupakan salah satu komitmen PFI untuk dapat melindungi anggotanya dari Virus Corona COVID-19.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar