Hadapi COVID-19, SKK Migas optimalkan teknologi

id skk-migas

Hadapi COVID-19, SKK Migas optimalkan teknologi

Kolase foto dari relawan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Palang Merah Indonesia (PMI) membawa tulisan "Kami Tetap Bekerja Untuk Kalian, Kalian Tetap di Rumah Untuk Kami" di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/3/2020). Kegiatan tersebut sebagai imbauan bagi masyarakat sebagai upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.

Jakarta (ANTARA) - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menerapkan kebijakan "jaga jarak" dengan memanfaatkan teknologi untuk koordinasi pekerjaan dengan kebijakan untuk bekerja dari rumah (work from home) untuk semua pekerja dalam menghadapi penyebaran waabah virus corona (COVID-19)..

“Pemanfaatan teknologi merupakan salah satu cara agar kita dapat bekerja dengan baik dan industri ini tetap terjaga,” kata Plt. Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Susana Kurniasih melalui rilisnya yang diterima ANTARA, Senin.

Menurut dia, pihaknya menyadari bahwa pencegahan penyebaran virus corona INI membutuhkan keikutsertaan semua pihak, dan setiap warga Negara.

SKK Migas menyatakan keprihatinan terhadap bencana non alam yang setiap hari memakan korban yang semakin banyak ini, sehingga SKK Migas secara aktif turut melakukan upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 tersebut.

"Upaya ini adalah bagian dari kepedulian SKK Migas terhadap usaha tiap warga negara untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Langkah ini juga merupakan upaya mendukung kebijakan pemerintah yang sudah sekuat tenaga menyembuhkan saudara-saudara kita yang terjangkit, termasuk untuk menjaga agar industri hulu migas tetap berjalan dengan baik," ujarnya.

Ia menjelaskan pihaknya menjamin tetap optimalnya kerja institusi dan para pekerja yang terlibat di dalamnya, dan kebijakan work from home (WFH) tetap mengoptimalkan agenda-agenda kerja yang bisa dilakukan, serta kegiatan rapat tetap diselenggarakan dengan memanfaatkan teknologi Informasi seperti video conference.

"Komitmen kepada pihak ketiga tetap dilaksanakan sesuai jadwal dan dilakukan “on desk”, secara daring, tanpa seremonial. Pelaksanaan komitmen ini juga termasuk komitmen pembayaran kepada pihak penyedia, sesuai kesepakatan dalam kontrak," ujarnya.

Ia juga menyampaikan dalam upaya ini juga segala perjalanan dinas SKK Migas, baik dalam negeri maupun luar negeri sementara ini dibatalkan, dan seluruh pekerja dan keluarganya diminta tidak keluar rumah, terhitung efektif diberlakukan mulai Jumat (20/3) hingga waktu yang akan diputuskan oleh pemerintah.

"SKK Migas memohon maaf sebesar-besarnya atas ekses pemberlakuan kebijakan ini, bila ada. SKK Migas juga mengajak segenap elemen bangsa untuk membantu pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 ini dan mengobati yang sakit," ujarnya.

"SKK Migas mendoakan agar para petugas medis yang berada di garda terdepan, tetap sehat dan diberi kekuatan. SKK Migas tetap membuka arus Informasi dan komunikasi dengan stakeholder, melalui email wfh@skkmigas.go.id," ujarnya lagi.


Terhadap perkembangan dalam usaha-usaha yang dilakukan, Susana Kurniasih mengatakan SKK Migas juga akan melakukan 'updating' informasi melalui saluran informasi yang tersedia.

 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar