Aplikasi pedulilindungi.id dinilai rawan ancaman malware

id Pedulilindungi.id, covid-19,kemenkominfo,aplikasi

Aplikasi pedulilindungi.id dinilai rawan ancaman malware

kemenkominfo (id.wikipedia.org)

Jakarta (ANTARA) - Aplikasi yang dikembangkan oleh Kemenkominfo dan dapat diunduh melalui website http://www.pedulilindungi.id dengan tujuan yang baik untuk mengedukasi soal bahaya wabah COVID-19 justru dinilai rawan ancaman malware.

Koordinator FORMASI (Forum Keamanan Siber dan Informasi) Gildas Deograt di Jakarta, Sabtu, menyarankan agar Kemenkominfo berhati-hati dalam menyebarluaskan informasi ke publik melalui aplikasi yang belum tersedia di Play Store atau App Store.

“Hindari menyebarkan info ke publik tentang http://www.pedulilindungi.id saat aplikasi tersebut belum tersedia di Play Store karena bahaya phishing dan malware,” katanya.

Selain itu, publik juga tidak diedukasi untuk menjaga keamanan siber karena sangat berisiko menginstal aplikasi dari file .apk.

“Publik diajarkan untuk install app dari file .apk, ini merusak budaya keamanan siber dan informasi. Niat baik belum tentu berdampak positif,” katanya.

Menurut dia, sebaiknya pemerintah melalui Kemenkominfo lebih berhati-hati dalam menjaga keamanan siber.

“Jangan sampai wabah corona belum selesai lalu muncul wabah virus di komputer,” katanya.

Gildas juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menginstall aplikasi dalam perangkat atau gawainya untuk menghindari praktik phising atau potensi terkena malware.

“Lebih baik install aplikasi yang sudah ada di Play Store atau App Store,” katanya.

Baca juga: Cakap tawarkan solusi belajar mengajar daring di tengah wabah corona
Baca juga: Pemerintah pasang aplikasi lacak penyebaran virus corona
Baca juga: Singapura buat aplikasi untuk pelacak sebaran virus corona
Baca juga: Operator seluler dukung aplikasi PeduliLindungi yang diinisiasi Kominfo