F-NasDem minta Pemkot sosialisasi COVID-19 kepada kelompok rentan

id DPRD Palu,FRAKSI NASDEM,NasDem,Corona,Covid,Muslimun

F-NasDem minta Pemkot sosialisasi COVID-19 kepada  kelompok rentan

Ketua Fraksi NasDem DPRD Palu Muslimun (ANTARA/Muhammad Hajiji)

Palu (ANTARA) - Fraksi NasDem DPRD Kota Palu, Sulawesi Tengah, meminta pemerintah kota setempat untuk menyosialisasikan penanggulangan wabah COVID-19 kepada kelompok rentan.

"WHO dan berbagai para ahli menyebutkan bahwa kelompok rentan adalah usia lanjut punya penyakit bawaan, sementara usia muda cenderung menjadi agen penyebar virus. Untuk itu perlu memperluas sosialisasi dan membangun kluster psikologis antara kelompok rentan dengan kelompok penyebar virus," ucap Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Palu, Muslimun, di Palu, Senin.

Ia menambahkan Fraksi NasDem DPRD Kota Palu meminta Pemerintah Kota Palu membangun kerja sama dengan melibatkan perguruan tinggi seperti Universitas Tadulako dalam melakukan sosialisasi terhadap kelompok rentan.

 Menurut Muslimun, informasi dan hasil-hasil kajian terbaru mengenai karakter COVID-19 sudah begitu maju dan berkembang, berbeda ketika awal-awal wabah ini berkembang.

 "Sekarang kita sudah hampir sampai pada titik mengenali karakter COVID-19 dan kelompok yang rentan. Nah, jalan keluarnya adalah memperluas pengetahuan yang ada untuk meningkatkan kesadaran antisipatif yang bersifat semesta," kata Muslimun.

Ia menilai pelibatan perguruan tinggi yang ada di Kota Palu akan sangat membantu pekerjaan mitigasi dan pengurangan risiko bencana non-alam itu, serta pembangunan mental kluster dan jaga jarak bisa lebih kongkrit berdasarkan penilai semisal, usia rentan dan penyakit bawaan.

"Perguruan tinggi harus kita gandeng agar membuat pekerjaan antisipasi dan pengurangan risiko menjadi lebih terukur dan sistematis. Tidak boleh pemerintah jalan dengan pikiran sendiri. Harus ada keterlibatan orang-orang ahli dalam urusan kesehatan masyarakat, bagaimana pendekatan sosiologi kesehatan beroperasi dalam rangka pencegahan,” pungkas Muslimun.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar