Anggota DPR berharap pemerintah turunkan harga BBM dan tarif listrik

id bbm,listrik

Anggota DPR berharap pemerintah turunkan harga BBM dan tarif listrik

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ratulangi, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (28/3/2020). ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/ama.

Pemerintah melalui Kementerian ESDM juga perlu segera menurunkan harga BBM nonsubsidi seperti Pertalite dan Pertamax yang  disesuaikan daya beli masyarakat saat ini dengan tetap menjamin pasokan dan distribusinya
Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Rofik Hananto berharap pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak dan tarif listrik guna meringankan beban masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

Ia mengatakan pemerintah perlu menurunkan harga BBM khusus penugasan yakni Premium dan BBM bersubsidi jenis Solar dengan tetap memperhatikan tingkat keekonomiannya, dalam rangka menjamin akses masyarakat kalangan  bawah terhadap BBM tersebut.

“Pemerintah melalui Kementerian ESDM juga perlu segera menurunkan harga BBM nonsubsidi seperti Pertalite dan Pertamax yang  disesuaikan daya beli masyarakat saat ini dengan tetap menjamin pasokan dan distribusinya," ujarnya dalam rilis di Jakarta, Selasa.

Dia menuturkan saat ini harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) dan Brent  sudah di bawah 25 dolar AS per barel atau jauh dari sebelumnya yang di atas 50 dolar AS.

Rofik juga mengusulkan pemerintah memberikan kompensasi kepada kelompok masyarakat rentan seperti pekerja informal dan pekerja harian yang paling terdampak COVID-19  berupa penurunan tarif listrik untuk golongan 900 VA dan 1.300 VA.

Tarif listrik golongan tersebut dapat diturunkan minimal Rp250 per kWh atau 18 persen dari saat ini sekitar Rp1.400 per kWh selama empat bulan ke depan mula April sampai Juli 2029.

Dengan penurunan harga BBM dan tarif listrik tersebut akan membantu ekonomi masyarakat di tengah perlambatan ekonomi akibat wabah virus corona, jelas Rofik.

Baca juga: Minyak jatuh di tengah kekhawatiran permintaan dipicu corona
Baca juga: Minyak anjlok membukukan kerugian mingguan kelima berturut-turut
Baca juga: Minyak jatuh lagi, permintaan kian jadi mencemaskan
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar