KI: Langgar UU jika membuka identitas penderita COVID-19

id Pasigala ,Sulteng ,Palu ,Sandi,penanganan corona,virus corona,corona,covid-19,2019-ncov,novel coronavirus 2019

KI: Langgar UU jika membuka identitas penderita COVID-19

Petugas Kesehatan memeriksa suhu tubuh rombongan siswa penumpang angkutan darat saat transit di Terminal Mamboro, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (24/3/2020). Pemerintah Sulawesi Tengah memperketat pintu keluar dan masuk daerah tersebut dengan memeriksa kesehatan setiap warga yang melintas guna mengantisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19). ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/nz.

Palu (ANTARA) - Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulawesi Tengah Isman menyatakan bahwa keputusan Wali Kota Palu Hidayat untuk membuka dan menyebarluaskan identitas pribadi penderita virus corona atau COVID-19 merupakan sebuah pelanggaran Undang-undang (UU).

Berdasarkan UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) pasal 17 huruf h, informasi pribadi adalah informasi yang dikecualikan dengan kata lain tertutup.

"Informasi pribadi ini bisa dibuka ke publik apabila telah mendapat persetujuan yang bersangkutan," katanya di Palu, Selasa.

Selain itu ia juga telah mengeluarkan Surat Edaran KI Sulteng Momor : 01/SE.KI.SULTG/III/2020 Tentang Penyebaran Informasi Publik Pencegahan Corona Virus Disease (COVID) 19 Transparan dan Akuntabel.

"Pada poin 7 huruf d KI Sulteng meminta semua pihak agar melindungi dan menjaga informasi pribadi berupa informasi (rekam) medik terkait COVID-19 terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan suspek," ujarnya.

Kemudian pasien berstatus positif COVID-19 dan mereka yang telah sembuh, kecuali atas izin atau kemauan pribadi yang bersangkutan, identitas mereka bisa dibuka.

Ia juga mengatakan bahwa Wali Kota Palu Hidayat seharusnya berkoordinasi dengan gugus tugas COVID-19 yang telah dibentuk di masing-masing pemerintah provinsi, kota dan kabupaten sebelum mengambil keputusan.

"Berkenaan membuka informasi pasien itu adalah wilayah gugus tugas COVID-19, bukan kewenangan Wali Kota Palu secara pribadi," tekannya.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar