Pemkot Palu rekrut tenaga medis mengisi posko pemeriksaan kesehatan

id Posko kesehatan, dinkes, corona, pemkot palu,penanganan corona,virus corona,corona,covid-19,2019-ncov,novel coronavirus

Pemkot Palu  rekrut tenaga medis mengisi posko pemeriksaan kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr Husaema. (ANTARA/Moh Ridwan)

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, saat ini tengah merekrut relawan tenaga medis untuk ditempatkan pada posko-posko pemeriksaan kesehatan di sejumlah objek vital di kota itu sebagai bentuk pencegahan penyebaran COVID-19.

"Sesusai instruksi Wali Kota Palu Hidayat maka kami membentuk posko-posko pemeriksaan kesehatan guna menghambat penyebaran virus corona," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu dr Husaema, di Palu, Selasa.

Dia menjelaskan, posko siaga pemeriksaan kesehatan dibentuk di enam titik wilayah Kota Palu sebagai objek vital di antaranya Bandar Udara Mutiara Sis-Aljufri, Pelabuhan Pantoloan, Pelabuhan penyeberangan Kelurahan Taipa, terminal Tipo, Terminal Mamboro dan kantor Camat Tawaeli sebagai pintu masuk Kota Palu.

Menurut Husaema, enam titik jalur strategis sebagai akses keluar masuk masyarakat baik melalui jalur laut, udara dan darat perlu diawasi ketat dengan melibatkan sejumlah unsur lintas sektor baik TNI/Polri maupun instansi teknis lainnya termasuk tenaga medis dan dokter.

"Setiap 'shift' Insya Allah kami siapkan satu dokter untuk memeriksa langsung warga yang masuk ke Palu," ujarnya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Palu ini menjelaskan pengawasan wilayah perbatasan maupun pintu masuk lainnya menjadi prioritas Pemkot Palu saat ini sebagai langkah deteksi dini penyebaran COVID-19 di ibu kota Sulteng.

Sebab data sementara, ada tiga warga Palu sudah terkonfirmasi positif corona, dua di antaranya sedang menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Anutapura dan Undata Palu, sedangkan satu pasien lainnya dikabarkan sedang menjalani perawatan di RS Kota Makassar.

"Kita tidak ingin bertambah pasien positif, olehnya tindakan pencegahan harus gencar dilakukan sebab saat ini tidak ada cara lain selain upaya pencegahan," kata dia menambahkan.

Sejauh ini, pos induk yang berada di masing-masing Puskesmas sudah berjalan sejak beberapa pekan terakhir, sedangkan posko di wilayah perbatasan dan objek vital lainnya baru bisa berjalan setelah rapid tes ada.

Dia memaparkan, hingga kini belum ada opsi pemerintah untuk penambahan tenaga medis dan dokter di ruang isolasi RS Anutapura Palu guna menangani pasien yang berstatus Pasien Dalam pengawasan (PDP) maupun terkonfirmasi positif COVID-19.

"Kami harap masyarakat agar tetap berada di rumah selama masa pendemi COVID-19 dan selalu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh," demikian Husaema.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar