Budha Tzu Chi beri bantuan APD untuk penanganan COVID-19 di Palu

id APD,BUDHA TZU CHI,CORONA,PEMKOT PALU

Budha Tzu Chi beri bantuan APD untuk penanganan COVID-19 di Palu

Seorang pria berkeliling sambil mengenakan topeng dan membawa sejumlah imbauan guna mengajak masyarakat membantu penanganan virus Corona (COVID-19) di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (29/3/2020). Aksi itu sebagai bentuk kepedulian serta menyatakan keprihatinan atas masih banyaknya warga yang belum menaati imbauan pemerintah dan minimnya perlengkapan pelindung diri bagi petugas maupun relawan dalam upaya penanganan COVID-19. (ANTARA/MOHAMMAD HAMZAH)

Palu (ANTARA) - Yayasan Budha Tzu Chi menyalurkan bantuan alat kesehatan dan alat pelindung diri (APD) untuk penanganan wabah COVID-19 di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

"Iya, kami ada kirim 20.000 masker dan baju isolasi lengkap dengan kacamatanya," ucap External Relation and Partnership Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia, Andry dihubungi dari Palu, Selasa.

Andry mengatakan 20.000 APD berupa masker, sebanyak 2.000 diperuntukkan bagi karyawan/buruh yang saat ini sedang melakukan pengerjaan pembangunan hunian tetap di Kelurahan Tondo, Kota Palu.

Selebihnya, kata dia, untuk Pemerintah Kota Palu, tenaga medis dan pihak rumah sakit, untuk menunjang kerja-kerja pemerintah dan tenaga medis dalam penanganan wabah COVID-19 di Palu.

"Iya, 2.000 masker untuk karyawan dan buruh, selebihnya untuk Pemkot Palu dan pihak rumah sakit," sebut Andry.

Selain masker, Budha Tzu Chi juga membantu 100 baju isolasi yang diserahkan kepada Pemkot Palu lengkap dengan kacamata.

Rencananya, Selasa sore (7/4) Yayasan Budha Tzu Chi akan mengirim baju isolasi dan kacamata kepada Pemkot Palu.

"Rencananya sore ini kami kirim," sebutnya.

Pemkot Palu melalui Kepala Bagian Humas Sekretariat, Goenawan membenarkan bahwa bantuan masker dari Budha Tzu Chi telah tiba dan diterima oleh Pemkot Palu.

Saat ini, sebut Goenawan APD berupa masker tersebut sedang didistribusikan oleh Pemkot Palu.

"Masker sudah datang, dan sedang dalam proses distribusi," kata Goenawan.
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar