WVI bantu 4.500 masker medis ke Pemda Tojo Unauna

id Wvi, serah, masker

WVI bantu 4.500 masker medis ke Pemda Tojo Unauna

Andries Kooswinanto, Manager Wahana Visi Indonesia Kantor operasional Tojo Una-Una (kiri) saat menyerahkan masker secara simbolis kepada Bupati Touna Mohammad Lahay (kanan) di Kantor Bupati, di Ampana, Senin (18/5/2020).(ANTARA/HO-Dok WVI).

Bantuan ini merupakan bantuan tahap pertama dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan bantuan lain seperti 100 set APD untuk tenaga medis, 20 perangkat cuci tangan pakai sabun, termasuk juga upaya penyadaran masyarakat melalui iklan layanan masyarakat
Ampana (ANTARA) - Yayasan Wahana Visi Indonesia (WVI) Kantor operasional Kabupaten Tojo Unauna, Sulawesi Tengah, menyerahkan sebanyak 4.500 lembar masker medis pencegahan COVID-19 ke pemerintah daerah setempat.

"Penyerahkan bantuan secara simbolis tahap pertama diterima langsung Bapak Bupati Mohammad Lahay," kata Andries Kooswinanto, Manager Wahana Visi Indonesia Kantor operasional Tojo Unauna, dihubungi dari Palu, Senin malam.

Andries mengatakan selain menyerahkan masker medis, pihaknya juga menyerahkan sebanyak 15 liter handsanitizer sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah setempat dalam upaya penanganan COVID-19.

“Bantuan ini merupakan bantuan tahap pertama dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan bantuan lain seperti 100 set APD untuk tenaga medis, 20 perangkat cuci tangan pakai pabun, termasuk juga upaya penyadaran masyarakat melalui iklan layanan masyarakat," katanya.  

Ia mengatakan dalam kesempatan tersebut, dirinya juga menyampaikan penghargaan atas upaya bupati sebagai Ketua Gugus Tugas COVID-19, yang hingga saat ini Kabupaten Touna daerah yang zero dari positif virus corona.

"Bapak bupati juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas perhatian WVI selama ini terhadap masyarakat Kabupaten Touna, walau dalam situasi pandemi COVID-19 ini, WVI tetap menjalankan program pengembangan masyarakat," katanya.

Tentunya kata Andries, dalam menjalankan program pengembagan masyarakat WVI selalu berpedoman dengan protokol pencegahan COVID-19. 

Disebutnya, saat ini WVI mendampingi petani organik yang sukses memanen labu madu dan kaboca, bahkan sudah dipasarkan di supermarket besar di Palu sejak April lalu.

Ia mengatakan selain itu program pendampingan anak di desa-desa wilayah kerja WVI tetap dilakukan melalui monitoring online telepon atau pertemuan terbatas sesuai protocol COVID-19.***
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar