Pasokan kebutuhan pokok di Sulteng lancar selama pandemi COVID-19

id sembako

Pasokan kebutuhan pokok di Sulteng  lancar selama pandemi COVID-19

Kadis Perindag Sulteng, Richard Armando Djanggola (kanan) didampingi Kabid Komersil Perum Bulog Sulteng, Akhmad Ronni saat pelaksanaan pasar murah Lebaran di Palu beberapa waktu lalu.

Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan kelancaran pasokan berbagai jenis kebutuhan pokok dan lainnya di daerah itu selama masa pandemi COVID-19.

"Tidak ada hambatan pasokan maupun pendistribusian barang atau bahan, terutama kebutuhan pokok masyarakat ke seluruh kabupaten kota di Sulteng," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulteng, Richard Armando Djanggola di Palu, Jumat.

Ia mengatakan pasokan komoditas lokal maupun luar dari dan ke wilayah Sulteng selama beberapa bulan terakhir ini tidak mengalami kendala.

Berbagai kebutuhan pokok yang didatangkan dari luar Sulteng seperti gula pasir, tepung terigu, minyak goreng dan lainnya melalui darat dan laut berjalan lancar sehingga stok di pasaran tetap tersedia dalam jumlah memadai.

Dengan kondisi itu, harga kebutuhan pokok di berbagai kabupaten kota tetap stabil dan terkendali selama periode Ramadhan dan Lebaran.

Salah satunya gula pasir, yang sempat mengalami lonjakan harga karena kurangnya stok di tingkat pengecer, kini sudah mulai kembali normal, meski masih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Armando memastikan stok gula pasir terbilang cukup memadai karena adanya pasokan dari Bulog maupun distributor dalam jumlah yang memadai.

Selama ini, Tim Pengendali Inflansi Daerah (TPID) dan satgas pangan di tingkat provinsi dan kabupaten kota di Sulteng berperan aktif dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan barang kebutuhan masyarakat.

Situasi ini menyebabkan para pedagang enggan untuk melakukan tindakan spekulasi dengan menaikkan harga karena tingkat pengawasan yang cukup ketat serta bahan kebutuhan di tingkat distributor maupun pengecer tersedia dalam jumlah memadai.

Berdasarkan pantauan Antara di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Palu seperti Pasar Masomba, Bambaru dan Inpres Manonda, aktivitas jual-beli sudah kembali normal dan ramai pengunjung.

Pedagang sudah kembali berjualan berbagai kebutuhan masyarakat dan warga yang datang berbelanja semakin banyak.

Begitu halnya pusat pertokoan rata-rata sudah dibuka kembali setelah selama Lebaran tutup total.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar