Rektor imbau warga manfaatkan beasiswa di IAIN Palu

id IAIN Palu,Beasiswa IAIN Palu,Prof Sagaf Pettalongi,Kampus IAIN Palu

Rektor  imbau warga manfaatkan beasiswa di IAIN Palu

Rektor IAIN Palu Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd (ANTARA/Muhammad Hajiji)

Palu (ANTARA) - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd mengimbau warga termasuk warga Sulteng yang kuliah di kampus itu memanfaatkan beasiswa yang ada di perguruan tinggi tersebut.

"Warga Sulteng dan seluruh masyarakat Indonesia yang kuliah di IAIN Palu berhak mendapatkan beasiswa. Bahkan beasiswa juga dapat diberikan pada mahasiswa asing dari berbagai negara yang lulus dan diterima masuk di IAIN Palu," kata Prof Sagaf di Palu, Jumat.

Prof Sagaf yang juga pakar manajemen pendidikan menghimbau WNI termasuk warga Sulteng, agar memanfaatkan sejumlah beasiswa yang ada di IAIN Palu, karena beasiswa yang ada merupakan hak warga.

Di IAIN Palu terdapat beberapa jenis beasiswa mulai dari bidikmisi atau Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan beasiswa dari Bank Indonesia.

Kemudian, beasiswa atas kerja sama IAIN Palu dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), beasiswa berprestasi, beasiswa hafidz quran (mahasiswa penghafal quran), beasiswa studi Islam, dan beasiswa kerja sama IAIN Palu dan Baznas Provinsi Sulteng.

Sebagian besar beasiswa tersebut, kata Prof Sagaf, dapat membiayai warga Sulteng atau warga dari daerah dan provinsi lain di Indonesia, bahkan warga dari luar negeri yang kuliah di IAIN Palu hingga selesai mengenyam pendidikan jenjang strata satu (S1).

Seperti beasiswa bidikmisi atau KIP, setiap warga ekonomi menengah ke bawah dan memiliki kemampuan secara akademik serta memenuhi syarat untuk mendapatkan beasiswa tersebut, maka akan dibiayai selama empat tahun.

Lewat beasiswa itu, setiap mahasiswa menerima Rp1,2 juta per bulan atau Rp6,6 juta per semester selama delapan semester. Dengan begitu, total beasiswa yang diterima mahasiswa Rp52,8 juta selama empat tahun.

"Ini harus dimanfaatkan oleh WNI dan warga di Sulteng. Karena itu, para orang tua dan tenaga pendidik dan kependidikan perlu mendorong generasi muda/anaknya untuk kuliah di IAIN Palu," imbuhnya.

Prof Sagaf menegaskan syarat dan cara memperoleh beasiswa tersebut tidaklah sulit, hanya dengan pembuktian administrasi yang sah dan berkekuatan.

Misalnya, untuk warga ekonomi menengah kebawah, cukup membuktikan dengan surat keterangan ekonomi lemah dari kelurahan atau desa. Dengan begitu satu syarat telah terpenuhi untuk mendapat beasiswa.

Dengan mendorong generasi mudah untuk kuliah di IAIN Palu, maka secara langsung peran para pihak termasuk orang tua dan tenaga pendidik dan kependidikan telah mengikis kesenjangan pendidikan di masyarakat.

Prof Sagaf siap membantu warga di Sulteng atau warga dari daerah provinsi lain di Indonesia dan warga luar negeri untuk mengenyam pendidikan jenjang strata satu di IAIN Palu, demi mencerdaskan kehidupan bangsa di masa kini dan akan datang.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar