Pemkab Sigi tetap berlakukan jam malam cegah penularan COVID-19

id PEMKAB SIGI,BUPATI SIGI,CORONA,COVID-19

Pemkab Sigi  tetap berlakukan jam malam cegah penularan COVID-19

Bupati Sigi Mohammad Irwan Lapatta (ANTARA/HO/Humas Pemkab Sigi)

Sigi, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulteng, tetap memberlakukan jam malam dalam rangka mencegah penyebaran virus corona jenis baru (COVID-19) hingga ada kebijakan baru.

"Tetap dilaksanakan sampai menunggu keputusan rapat pada Hari Kamis (4/6), terkait penerapan pelaksanaan normal baru (new normal)," ucap Bupati Sigi Mohammad Irwan Lapatta di Sigi, Minggu.

Pemerintah Kabupaten Sigi akan menggelar rapat lintas sektor melibatkan para pihak pada Kamis (4/6) dengan topik pembahasan mengenai rencana penerapan normal baru termasuk membahas mengenai dilanjutkan atau tidak-nya pemberlakuan jam malam.

Karena itu, Bupati mengimbau tim gugus tugas penanganan dan pencegahan COVID-19 yang ada di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa agar tetap bekerja seperti biasa sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan Bupati Sigi Nomor 440-159 Tahun 2020 tanggal 2 April 2020.

Begitu juga dengan jam malam dilanjutkan dan tetap berjalan seperti biasa dengan tetap berpedoman pada SK Bupati Sigi Nomor: 443.2-211 Tahun 2020 tanggal 13 Mei 2020 tentang Pemberlakuan Jam Malam.

Meski SK Bupati Nomor : 443.2-211 Tahun 2020
menegaskan bahwa pemberlakuan jam malam terhitung 14 - 29 Mei 2020 mulai pukul 21.00-04.30 Wita.

Pemberlakuan jam malam di Kabupaten Sigi, lewat kebijakan pemerintah daerah setempat disebutkan bahwa pemberlakuan jam malam dikecualikan bagi SPBU, apotek, rumah sakit, klinik kesehatan, puskesmas, hotel/penginapan, kios, toko, warung makan.

Namun, untuk kios, toko dan warung makan agar tidak menyediakan fasilitas makan di tempat, melainkan pembeli dilayani melalui pemesanan dan bungkus kemudian dibawa pulang.

Pemberlakuan itu dikecualikan juga bagi masyarakat yang akan berobat atau membutuhkan layanan kesehatan di rumah sakit, puskesmas atau klinik, serta masyarakat dan kegiatan yang sifatnya penting dan mendesak.

Berdasarkan data Pusdatina Sulteng per tanggal 30 Mei 2020 dinyatakan bahwa di Kabupaten Sigi terdapat tiga warga terkonfirmasi positif corona, namun tiga warga tersebut telah sembuh.

Jumlah PDP di Kabupaten sigi dalam catatan Pusdatina Sulteng berjumlah dua orang dan ODP satu orang.









 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar