AS Akhirnya Gunakan Kata Myanmar Ketimbang Burma

id myanmar, burma, AS

Presiden Myanmar Thein Sein (ANTARANews)

Washington (antarasulteng.com) - Amerika Serikat kadang menggunakan kata "Myanmar" ketimbang Burma untuk negara di Asia itu demi "kesantunan diplomatik" semata, kata Departemen Luar Negeri AS seperti dikutip AFP.

Junta militer mengubah nama Burma menjadi "Myanmar" pada 1989 karena Burma adalah nama peninggalkan kolonialisme Inggris dan hanya menyimpulkan satu etnis serta satu daerah di negeri itu.

Namun kelompok oposisi dan tokoh-tokoh di pengasingan menentang pengubahan nama itu dan AS ikut menggunakan kata "Burma" sebagai tanda solidaritas.

Tapi Jumat lalu Menteri Luar Negeri  John Kerry dua kali menyebut "Myanmar" dalam sambutannya pada perayaan hari kemerdekaan negara itu, tanpa sekali pun menyebut kata "Burma".

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Marie Harf berkata kepada wartawan bahwa AS akan meneruskan kebijakan pemerintah untuk menyebut nama "Burma".

"Namun dalam situasi-situasi tertentu, para pejabat pemerintah AS akan menyebut negeri itu dengan 'Myanmar' demi kesantunan diplomatik," kata dia seraya menunjuk perkataan Presiden Barack Obama yang mengunjungi negeri itu pada 2012 yang menyebut baik nama 'Burma' maupun 'Myanmar'.

"Saya tak menganggap ada kebingungan," kata dia.

Sebagai bagian dari rekonsiliasi dengan Myanmar, AS telah meningkatkan bantuan pembangunan dan mengakhiri sanksi ekonomi kepada negara kaya sumber daya dan berposisi strategis itu, demikian AFP.

Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar