Singapura akana lengkapi warga dengan alat pelacak kontak COVID-19

id Singapura,Corona,COVID-19,Pelacak Kontak

Singapura akana lengkapi warga dengan alat pelacak kontak COVID-19

Para pelanggan mengantri untuk potong rambut di luar sebuah salon tata rambut saat mereka membuka kembali usaha mereka di tengah penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di Singapura, Selasa (12/5/2020). (REUTERS/EDGAR SU)

Singapura (ANTARA) - Pemerintah Singapura berencana untuk segera meluncurkan perangkat yang dapat dipakai untuk melacak kontak virus corona baru yang, jika berhasil, akan didistribusikan ke 5,7 juta penduduknya, kata pemerintah pada Jumat.

Negara-kota itu telah mengembangkan aplikasi telepon pintar jenis pertama untuk mengidentifikasi dan mengingatkan orang-orang yang telah berinteraksi dengan pembawa virus corona baru, tetapi teknologi bluetooth telah dilanda sejumlah gangguan dan aplikasi tersebut tidak banyak digunakan.

"Kami sedang mengembangkan dan akan segera meluncurkan perangkat portabel yang dapat dipakai yang akan ... tidak bergantung pada kepemilikan telepon pintar," kata Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan kepada parlemen pada Jumat.

"Jika perangkat portabel ini berfungsi. Kami kemudian dapat mendistribusikannya ke semua orang di Singapura ... Ini akan menjadi lebih inklusif, dan itu akan memastikan bahwa kita semua akan terlindungi."

Perangkat yang sedang dikembangkan dapat dikenakan di lanyard (serupa kalung) atau disimpan dalam tas tangan dan akan dioperasikan dengan baterai, kata Balakrishnan bulan lalu dalam sebuah wawancara dengan Sky News Australia.

Sumber: Reuters
 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar