TNLL akan bangun jalan ke pengamatan burung guna tingkatkan wisatawan

id tnll

TNLL akan bangun jalan ke pengamatan burung  guna tingkatkan wisatawan

Sejumlah wisatawan mengamati burung di sekitar obyek wisata Danau Tambing.

Poso, Sulteng (ANTARA) - Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) sebagai pengelola obyek wisata Danau Tambing akan membangun akses jalan ke lokasi pengamatan burung yang ada di seberang danau guna memudahkan para wisatawan menyaksikan dan mendengar kicauan berbagai jenis burung, termasuk satwa
endemik.

Kepala Balai Besar TNLL Jusman di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu, mengatakan sedang merancang pembukaan jalan mengelilingi danau agar wisatawan bisa lebih mudah mengamati dan mendengar suara burung yang selama ini menjadi daya tarik.

Ia mengatakan lokasi pengamatan burung berada sekitar satu kilometer dari Danau Tambing. Untuk sementara ini, kata dia, kebanyakan wisatawan yang berkunjung hanya mengamati burung di sekitar danau saja. Sementara tempat yang paling bagus untuk mengamati dan mendengar kicauan burung ada di seberang danau.

Karena belum ada akses jalan menuju titik pengamatan burung, maka mereka hanya bisa menyaksikan dan mengamati burung yang ada di sekitar danau.

Menurut dia, jika sudah dibuka akses jalan menuju lokasi pengamatan burung, niscaya akan semakin banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung mengingat daya tarik objek wisata itu adalah pengamatan burung.

Koordinator pengelolaan obyek wisata Danau Tambing Asdin menyambut positif rencana pembukaan akses jalan menuju lokasi pengamatan burung.

Ia mengaku selama ini akses jalan menuju lokasi pengamatan  burung menjadi salah satu objek wisata yang banyak diusulkan para pengunjung, terutama wisatawan manca negara.

Beberapa wisatawan juga, kata Asdin mengusulkan agar tidak diselenggarakan kegiatan yang mengundang banyak orang, sebab bisa mengganggu habitat burung.

"Bisa saja karena bising, satwa-satwa akan mengungsi ke tempat lainnya," kata Asdin.

Danau Tambing merupakan destinasi unggulan di Sulawesi Tengah. Lokasinya terletak di atas ketinggian 1.700 meter dari permukaan laut dengan kondisi hutan dan alam yang masih asri. Udaranya sangat sejuk dan pada malam hari suhu udara begitu dingin. Lokasinya berada dekat dengan jalan poros Palu-Napu.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar