Bupati Sigi ingatkan warga tetap waspada bencana alam di musim hujan

id banjir,sigi

Bupati Sigi ingatkan warga tetap waspada bencana alam di musim hujan

Para petugas RSUD Torabelo Kabupaten Sigi memindahkan para pasien dari ruang perawatan yang tergenang banjir pada Kamis (9/7) malam. (ANTARA/Rangga Musabar (Antara/Anas Masa)

Sigi,sulteng (ANTARA) - Bupati Sigi,Mohammad Irwan Lapata kembali mengingatkan warga di daerahnya untuk tetap waspada bencana alam banjir dan tanah longsor kapan saja bisa terjadi di saat musim hujan.

"Ya daerah kita ini rawan banjir dan longsor sehingga perlu mendapat perhatian dari semua pihak, termasuk masyarakat," katanya di Sigi, Sulteng, Jumat.

Ia mengatakan dalam beberapa bulan terakhir ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Sigi dilanda banjir dan longsor.

Belum lama ini, banjir melanda Kecamatan Gumbasa akibat sungai meluap dan sempat mengganggu arus lalulintas pada poros jalan Palu-Kulawi.

Tadi malam (9/7), kata Bupati Irwan, banjir kembali melanda Kecamatan Sigibiromaru dan rumah sakit umum daerah (RSUD) Torabelo yang berlokasi di Desa Sidera terendam banjir sehingga seluruh pasien malam itu juga terpaksa dievakuasi.

Bahkan berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi, kata dia, ada beberapa bagian bangunan rumah sakit yang mengalami kerusakan akibat diterjang banjir.

Pemkab Sigi melalui BPBD dan dinas terkait sudah melakukan tanggap darurat dengan turun langsung ke lokasi dibantu dari personil Basarnas, polri dan TNI serta tim Tagana Dinas Sosial Kabupaten Sigi.

Dalam musibah itu, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Mengingat kondisi cuaca masih ekstrem, Bupati Irwan meminta masyarakat tidak lengah, tetapi senantiasa siaga karena semua wilayah di kabupaten Sigi terdapat banyak sungai.

Selain itu,kondisi tanahnya labil sehingga mudah longsor saat hujan deras.

Penyebab banjir yang menerjang RSUD Torabelo Sigi dikarenakan hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Sigi pada sepanjang hari Kamis (9/7) dan sejumlah anak sungai yang ada di sekitar rumah sakit meluap.

Bencana alam banjir bandang paling parah di Kabupaten Sigi terjadi pada Mei dan Juni 2019.

Sejumlah wilayah seperti Gumbasa, Kulawi dan Dolo Selatan diterjang banjir bandang yang mengakibatkan korban jiwa dan memutuskan ruas jalan Palu-Kulawi selama beberapa hari.

Juga ratusan rumah di Desa Tuva dan Bangga terkubur lumpur dan masyarakat terpaksa diungsikan hingga saat ini di sejumlah titik yang aman dari bencana alam banjir dan longsor.***3***

Baca juga: BPBD sebut Sejumlah daerah di Sulteng dikepung banjir
Baca juga: BWS III Sulawesi upayakan penanganan cegah banjir susulan di RSUD Sigi
Baca juga: RSUD Sigi dlanda banjir, pasien dirujuk ke RSU Palu
Baca juga: RSU Torabelo Sigi dilanda banjir, sejumlah pasien dievakuasi

 
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar