Pemerintah beri Rp50,6 miliar untuk timnas Piala Dunia U-20

id piala dunia u20,menpora,zainudin amali,pssi,timnas u19,shin taeyong

Pemerintah beri Rp50,6 miliar untuk timnas Piala Dunia U-20

Pemain tim nasional U-19 Indonesia Amiruddin Bagas (tengah) menjalani latihan bersama rekan-rekannya di Chiang Mai, Thailand, Kamis (30/1/2020). Kegiatan itu sebagai persiapan menuju beberapa turnamen internasional di tahun 2020 dan Piala Dunia U-20 tahun 2021. (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia/PSSI)

Dari pengajuan sebesar Rp69.144.333.292, ditetapkan fasilitas sebesar Rp50.615.561.500

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan PSSI dana sebesar Rp50,6 miliar untuk mempersiapkan tim nasional U-19 yang nantinya akan berlaga di Piala Dunia U-20 tahun 2021.

“Dari pengajuan sebesar Rp69.144.333.292, ditetapkan fasilitas sebesar Rp50.615.561.500," kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora Chandra Bakti dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pemusatan latihan timnas U-19 antara Kemenpora dan PSSI di Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin.

Dana itu akan digunakan untuk, satu, honorarium. Kedua, akomodasi dan konsumsi. Ketiga, suplemen. Keempat, pemusatan latihan (TC) di luar negeri. Kelima, ‘try out’ (pertandingan uji coba-red).

Keenam, dukungan transportasi. Ketujuh, perlengkapan latihan. Kedelapan, dukungan ‘sport science’ dan kesembilan, perlindungan kesehatan melalui BPJS Ketenagakerjaan,”

Menurut Chandra, jumlah yang diberikan oleh Kemenpora tersebut sudah melewati berbagai macam tahap dan melibatkan beberapa pihak termasuk praktisi dan pejabat terkait. Proposal PSSI untuk pendanaan timnas Piala Dunia U-20 2021 sendiri telah ditinjau sejak awal Juli 2020.

Baca juga: Pelatih U-16: timnas U-16 sudah 'jadi'

Adapun jumlah personel timnas Piala Dunia U-20 yang ditanggung anggaran sebesar Rp50,6 miliar itu meliputi 46 atlet, tujuh pelatih termasuk asing dan lokal serta delapan tenaga penghubung.

Terkait pendanaan tersebut, Menpora Zainudin Amali menegaskan bahwa dana untuk timnas Piala Dunia U-20 tersebut sepadan dengan kebutuhan skuat. Zainudin pun memastikan bahwa Kemenpora akan terus mengawal pemanfaatan uang negara tersebut.

“Kami tidak akan melepas begitu saja. Kami akan terus mendampingi agar ketika tiba pertanggungjawaban nanti, PSSI tidak mendapatkan masalah dan Kemenpora bisa meraih penilaian yang bagus,” kata Zainudin, yang juga menyatakan bahwa pemerintah terbuka dengan penambahan-penambahan biaya jika dalam prosesnya PSSI memerlukan pembiayaan di luar dana yang sudah dianggarkan.

Baca juga: PSSI sebut latihan perdana timnas senior dan U-19 dimulai 1 Agustus 2020

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyambut baik pembiayaan dari pemerintah tersebut.

Dia menilai Rp50,6 miliar cukup untuk timnas yang disiapkan menuju Piala Dunia U-20 tahun 2021.

“Yang jelas semua tercukupi. Kalau ada permasalahan di lapangan, kami bisa membuat penambahan lagi,” tutur Iriawan.

Tim nasional yang diproyeksikan untuk berlaga di Piala Dunia U-20 tahun 2021 adalah timnas U-19 yang ditangani oleh manajer pelatih timnas Shin Tae-yong.
 

Timnas U-19 saat ini berkumpul di Jakarta untuk menjalani pemusatan latihan (TC) yang rangkaian kegiatannya berlangsung mulai 23 Juli-8 Agustus 2020. Ada 46 pemain timnas U-19 yang mengikuti TC itu.

Rencananya, timnas U-19 akan mengikuti TC di Korea Selatan pada Agustus 2020, setelah TC di Jakarta.

Kemudian, timnas U-19 Indonesia akan berkompetisi di Piala Asia U-19 2020 yang berlangsung di Uzbekistan pada 14-31 Oktober 2020 sebelum berkompetisi di Piala Dunia U-20 pada 20 Mei-12 Juni 2021.

Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar