TPID-Satgas Pangan pantau stok bahan pokok jelang Idul Adha di Sulteng

id beras

TPID-Satgas Pangan pantau stok bahan pokok jelang  Idul Adha di Sulteng

Pedagang daging sapi sedang melayani konsumen di kawasan Pasar Induk Tradisional Masomba Palu. (ANTARA/Anas Masa)

Palu (ANTARA) - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) bersama Satgas Pangan Polda setempat terus mengawasi perkembangan stok dan harga berbagai jenis bahan pangan dan kebutuhan pokok lainnya di pasaran menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hirjiah.

"Tim pengendali inflasi daerah dari berbagai unsur terkait bersama satuan gugus pangan dari Polda Sulteng terus memantau dan menjaga kestabilan ketersediaan dan harga bahan pokok di pasaran wilayah Sulawesi Tengah," Kepala Seksi Tata Niaga Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulteng Rudi Zulkarnaen di Palu, Rabu.

TPID bersama Satgas Pangan dalam pemantauan terakhir ini di sejumlah pasar tradisional maupun modern di Sulteng, kata dia, stok dan harga bahan pokok seperti minyak goreng, beras, gula pasir, bawang dan telur ayam umumnya stabil.

"Kecuali daging ayam, harganya relatif naik sedikit karena permintaan meningkat, sementara pedagang di Kota Palu masih mendatangkan dari luar daerah, sebab sejak bencana alam gempa bumi yang menimpa Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi pada 28 September 2018, banyak pengusaha peternakan ayam di Palu dan sekitarnya bangkrut.

"Sementara untuk bangkit kembali membangun usaha peternakan di daerah ini membutuhkan modal yang besar. Baru sebagian kecil pengusaha ternak lokal yang kembali memulai usaha ternak ayam pedaging dan petelur," ujarnya.

Akibat kurang produksi ternak ayam, kata dia, para pedagang mendatangkan dari beberapa sentra produksi ternak ayam di Provinsi Sulsel dan Sulbar, meskipun harga relatif mahal dan penuhi resiko tinggi karena pemasokannya melalui jalur darat.

Untuk harga ayam menjelang hari raya Idul Adha tahun ini bergerak naik, yang sebelumnya harga ayam potong dijual pedagang rata-rata Rp50.000/ekor, kini naik menjadi Rp60.000/ekor, sementara ayam kampung tidak mengalami kenaikan berkisar antara Rp50.000 s/d Rp150.000/ekor.

Sementara daging sapi segar dijual pedagang tetap bertahan pada level Rp110.000/kg. Gula pasir Rp13.000/kg, minyak goreng Rp13.000/liter dan beras medium Rp9.000/kg dan beras premium paling tinggi Rp12.000/kg. HET beras medium Rp9.450/kg dan beras premium Rp12.800/kg.
 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar