Gubernur Sulteng bantu uang suplemen dan transport atlet PON berprestasi

id koni

Gubernur Sulteng bantu uang suplemen dan transport atlet  PON berprestasi

Ketua KONI Sulteng (Antara/Anas Masa)

Bagaimanapun atlet dan pelatih cabang olahraga yang lolos ke PON XX telah berjuang keras. Mereka patut mendapatkan perhatian dari Pemprov Sulteng dalam hal ini gubernur
Palu (ANTARA) - Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah, Anwar Ponulele mengatakan pemberian bantuan suplemen dan uang transport kepada atlet dan pelatih berprestasi di daerah itu merupakan bentuk apresiasi pemerintah provinsi setempat.

"Bagaimanapun atlet dan pelatih cabang olahraga yang lolos ke PON XX telah berjuang keras. Mereka patut mendapatkan perhatian dari Pemprov Sulteng dalam hal ini gubernur," kata Anwar saat menyerahkan bantuan kepada atlet dan pelatih di ruang pertemuan KONI Sulteng di Palu, Selasa sore.

Bantuan dari Gubernur Sulteng Longki Djanggola tersebut berupa uang transport dan suplemen tahap ketiga bagi atlet dan pelatih yang akan mengikuti PON XX di Papua mendatang. 

Baca juga: Membina prestasi atlet Sulteng di tengah pandemi COVID-19

Anwar mengatakan gubernur menyampaikan terima kasih atas hasil yang dicapai pada prakualifikasi PON dan meloloskan 22 cabang, meski empat cabang diantaranya batal dipertandingkan karena dilarang keras oleh tuan rumah pelaksanaan PON XX di Provinsi Papua.

Dia menambahkan ada 10 cabang olahraga yang pada PON XX tidak dipertandingkan, meski pada PON-PON sebelumnya dipertandingkan.

Dari 10 cabang yang tidak dipertandingkan, Sulteng lolos meraih empat tiket pada prakualifikasi PON dari 10 cabang tersebut. 

Baca juga: KONI Sulteng berharap dana hibah secepatnya cair

Keempat cabang itu adalah tenis meja, petanque, gateball, dan balap sepeda.

Jumlah atlet dari empat cabang itu sebanyak 30 orang. Padahal kata dia, semua cabang yang tidak dipertandingkan itu masing-masing punya peluang besar untuk meraih medali di PON. 

"Tapi apa boleh buat, tuan rumah tidak menyetujui untuk dilombakan," kata Anwar.

Dengan demikian, kata dia, Sulteng telah memastikan mengikuti 18 cabang di PON XX/Papua pada Oktober 2021.

Cabang tersebut meliputi taekwondo, sepaktakraw putri, layar, binaraga, dayung, anggar, pencaksilat, karate, renang, bulutangkis, muantay, paralayang, bilyar, dan balap motor.

Anwar meminta atlet dan pelatih cabang olahraga yang lolos prakualifikasi, tetapi tidak dipertandingkan di PON XX tetap semangat berlatih. 

"Saya minta jangan kalian putus asa hanya karena tidak bisa berlaga di PON XX," pintanya.

Baca juga: KONI Sulteng minta atlet tetap waspada masa normal baru

Menurut dia, semua keputusan menyangkut cabang yang dipertandingkan maupun tidak di PON XX Papua adalah kebijakan nasional.

Bagaimanapun semua daerah sudah memperjuangkan, namun pihak tuan rumah tetap bersikeras 10 cabang tidak bisa dipertandingkan dengan berbagai alasan dan argumentasi.

Meski demikian, pemerintah daerah dan KONI Sulteng tetap memberikan perhatian yang sama terhadap semua cabang olahraga di Sulteng. 

"Kami tetap memberikan perhatian, termasuk atlet dan pelatih cabang olahraga yang belum berprestasi di Sulteng," kata Anwar.
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar