SPN Polda Sulteng lakukan tes usap 46 bintara beralih golongan

id 46, bintara, diswab

SPN Polda Sulteng lakukan tes usap  46 bintara beralih golongan

Para Bintara Polda Sulteng yang mengikuti pembukaan pendidikan alih golongan di SPN Polda Sulteng di Palu, Selasa (22/9/2020). (ANTARA/HO-Humas Polda Sulteng).

Palu, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Sulawesi Tengah melakukan tes usap COVID-19 kepada 46 personil bintara  yang mengikuti pendidikan alih golongan (PAG).

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto di Palu, Selasa, mengatakan 46 bintara  yang akan menjalani swab test ini merupakan lulusan hasil seleksi PAG dari 75 peserta yang telah dilakukan selama satu bulan terakhir ini.

“Dalam proses seleksi kita juga tetap melaksanakan secara transparan dan menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Didik mengatakan dalam situasi pandemi COVID-19, sebanyak 46 bintara yang terdiri 45 pria dan satu wanita ini akan dilakukan swab test untuk mengikuti pendidikan di SPN Polda Sulteng selama satu bulan mulai 22 September 2020.

"Peserta yang dinyatakan lulus terpilih wajib menjalani swab test  untuk mengikuti pendidikan alih golongan dari Bintara ke Perwira Polri tahun 2020 ini di SPN Polda Sulteng," ujarnya.

Ia menyampaikan pembukaan PAG bintara ke perwira Polri ini dilakukan secara virtual, Selasa (22/9) oleh Kalemdiklat Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto dari Jakarta, dan juga diikuti Irwasda Polda Sulteng Kombes Pol Ai Afriandi, Karo SDM Kabidpropam, Dirtahti dan Kayanma Polda Sulteng di ruang rapat Kapolda Sulteng.

Sementara Kepala SPN Polda Sulteng Kombes Pol Heri Nooryanto bersama pejabat SPN dan para pembina, instruktur serta siswa PAG berada di ruang Catur Prasetya SPN Polda Sulteng untuk menyaksikan secara virtual proses acara pembukaan PAG tersebut.

Menurut Didik, ketika para bintara ini selesai mengikuti pendidikan alih golongan di SPN, mereka akan dilantik dan akan menyandang pangkat inspektur polisi dua (Ipda).
 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar