Warga bantaran sungai minta Pemkot Palu bangun tanggul banjir

id banjir, rumah, warga, palu

Warga bantaran sungai minta Pemkot Palu  bangun tanggul banjir

Warga dibantaran sungai Palu di kelurahan Tatura Utara dan Tatura Selatan waspada banjir. (Antara/Anas Masa)

Palu (ANTARA) - Beberapa warga yang tinggal di daerah bantaran Sungai Palu meminta Permerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, segera membangun tanggul pengaman banjir di sisi kiri dan kanan sungai.

"Saban musim hujan, kami selalu merasa terancam, sebab rumah kami dekat sungai dan belum ada tanggul ataupun bronjong pengaman yang dibangun pemerintah," kata Marthen, salah seorang warga di Kelurahan Tatura Utara, Selasa.

Ia mengatakan karena belum adanya tanggul, rumah yang terletak sekitar 50 meter dari bibir sungai terus tergerus banjir. Sekarang ini setelah beberapa kali banjir, rumahnya kini terancam ambruk jika banjir menghantam pondasi rumah.

Karena itu ia meminta perhatian pemerintah kota untuk membangun tanggul agar permukiman warga di wilayah Kelurahan Tatura itu bisa terlindungi banjir.

Dia mengaku sudah melaporkan hal tersebut kepada pihak kelurahan dan juga instansi terkait yang ada di Kota Palu.

"Saya sudah lapor dan tim dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) sudah turun meninjau ke lokasi," kata dia.

Menurut Marthen, di bagian alur sungai lainnya sudah ditanggul sejak beberapa tahun lalu.

"Tapi di tempat kami ini ada sekitar 100 meter yang belum memiliki tanggul pengaman," katanya.

Hal senada juga disampaikan Febi, salah seorang warga yang rumahnya sangat dekat dengan daerah aliran sungai. Kalkau sudah musim hujan, kami sudah khawatir karena banjir mengancam rumah-rumah warga.

Selain membangun tanggul, pemkot juga perlu mengeruk akur sungai sebab sungai semakin dangkal karena banyaknya limbah sampah dan material pasir dibawa banjir.

"Perlu dilakukan normalisasi alur sungai agar ketika banjir airnya tidak meluap ke permukiman penduduk.
 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar