Ahmad Ali: Pemerintah bantu Rp500 miliar petani di Parigi Moutong

id ahmad ali,pertanian parigi moutong,fraksi nasdem,dpr-ri,nasdem,pertanian sulteng

Ahmad Ali: Pemerintah bantu Rp500 miliar petani di Parigi Moutong

Ahmad M Ali melaksanakan reses di Kabupaten Parigi Moutong, Senin malam (19/10). (ANTARA/HO-Hamdin)

Palu (ANTARA) - Anggota DPR-RI dari daerah pemilihan Provinsi Sulawesi Tengah, Ahmad M Ali mengatakan pemerintah pusat telah mengucurkan dana bantuan senilai Rp500 miliar guna membantu petani di Kabupaten Parigi Moutong.

"Sektor pertanian di Kabupaten Parigi Moutong dibantu oleh pemerintah pusat dengan nilai bantuan mencapai Rp500 miliar," kata Ahmad Ali di sela-sela kunjungan resesnya di Parigi Moutong, Rabu.  

Dia mengatakan bantuan tersebut dikucurkan pemerintah setelah dirinya menggelar reses pada awal 2020 di Kabupaten Parigi Moutong dengan membawa serta 10 direktur dari sejumlah kementerian diantaranya Kementerian Pertanian.

Ahmad Ali menerangkan bantuan dengan nilai tersebut meliputi alat mesin pertanian, benih, bibit, dan kredit usaha rakyat (KUR) bagi petani di Parigi Moutong.

"Bantuan tersebut juga sudah termasuk dengan bantuan ternak," ujarnya.

Baca juga: Ahmad Ali harap Ansor bantu maksimalkan pendidikan politik kebangsaan

Sayangnya, kata dia, bantuan dengan nilai yang begitu besar, tidak dapat dirasakan atau dinikmati oleh sebagian petani yang ada di Parigi Moutong, seperti petani di Kecamatan Moutong Timur.

"Apa dosa kalian pada pemerintah daerah, sehingga bantuan itu tidak sampai ke sini (Moutong Timur)," kesal Ahmad Ali.

Baca juga: Cagub Rusdi kenalkan cara pencoblosan di Parigi Moutong

Ia mengaku heran dengan Pemda Parigi Moutong atas bantuan tersebut yang tidak dapat dinikmati petani di Moutong Timur. 

Ahmad mengatakan dirinya ingin berkomunikasi dengan Dinas Pertanian Parigi Moutong untuk menanyakan hal itu, namun menuai kendala karena kepala Dinas Pertanian sebelumnya telah diganti yang lain.

Dirinya berharap bagi petani yang sudah menerima bantuan tersebut dimanfaatkan sebaik mungkin sehingga bisa mendongkrak produksi dan produksivitas pertanian di daerah lumbung pangan itu.

Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar