BPST: PT Trinitan industri skala besar pertama berinvestasi di KEK

id kek palu,smelter kek palu,mulhanan tombolotutu,BPST,Pemprov Sulteng,sulteng,TMM

BPST: PT Trinitan industri skala besar pertama berinvestasi di KEK

​​​​Gubernur Sulteng Longki Djanggola, Direktur PT TMM Widodo Sucipto, Dirut BPST Mulhanan Tombolotutu menekan tombol sebagai simbol dimulainya peletakkan batu pertama pembangunan smelter pengolahan nikel di KEK Palu oleh PT TMM.    (ANTARA/HO-Biro Humas Setda Pemprov Sulteng)

Palu (ANTARA) - Direktur Utama PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST) Mulhanan Tombolotutu mengemukakan PT Trinitan Metals and Minerals (TMM) merupakan perusahaan industri skala besar pertama yang berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu.

"Setelah diresmikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu pada tahun 2017 oleh Pemerintah Pusat, PT Trinitan menjadi perusahaan industri terbesar pertama yang berinvestasi di KEK Palu meski di tengan pandemi COVID-19," ucap Direktur Utama BPST, Mulhanan Tombolotutu, di Palu, Rabu terkait dengan peletakkan batu pertama pembangunan industri/smelter pengolahan nikel oleh PT TMM di KEK Palu.

BPST merupakan perusahaan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Palu yang diresmikan oleh Pemerintah RI pada tahun 2017. Usai diresmikan, pada tahun 2018 BPST turut terdampak saat bencana gempa, tsunami dan likuefaksi menghantam Kota Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong.

Meski terdampak bencana alam 28 September 2018, BPST, kata Mulhanan terus berupaya bangkit dengan menarik investor untuk berinvestasi di KEK Palu dengan segala cara.

Namun, di akhir tahun 2019 wabah pandemi virus Corona jenis baru muncul dan di awal tahun 2020 masuk ke Indonesia, yang secara langsung juga memberikan dampak terhadap upaya menarik investor untuk menanam saham di KEK Palu.

Berkat jalinan kemitraan yang dibangun, BPST berhasil meyakinkan PT Trinitan Metals and Minerals untuk berinvestasi di KEK Palu yang banyak memberikan dampak positif terhadap investor.

"Selama ini, industri-industri yang ada di KEK Palu merupakan industri-industri skala sedang dan kecil. Tetapi hari ini, menjadi hari yang pertama dimana KEK Palu dimasuki oleh satu perusahaan industri besar," ujar Mulhanan.

Mulhanan juga menyampaikan bahwa, direncanakan kedepan ada enam perusahaan industri setelah PT Metals and Minerals, yang turut serta akan menanam saham di KEK Palu.

"Kami akan terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan baik kepada calon-calon investor kami," sebutnya.

Mulhanan mengutarakan bahwa BPST membutuhkan dukunga penuh dari Danrem 132 Tadulako dan Polda Sulteng, untuk membantu proses pengembangan KEK Palu dan kelancaran investasi di kawasan tersebut.

Berkaitan dengan itu, Direktur PT Trinitan Metals and Minerals Tbk, Widodo Sucipto menyampaikan keterlibatan TMM untuk berinvestasi di Palu merupakan bagian dari komitmen untuk ikut berkontribusi membangun Indonesia.

Ia juga menyebut, PT TMM didirikan sejak tahun 2009, dalam waktu 10 Tahun berkembang sangat cepat baik dari sisi fasilitas, sertifikasi dan lainnya.

"Penguasaan teknologi membuat produk TMM mampu menyuplai kebutuhan industri otomotif, industri kabel, industri plastik , industri karet dan industri perhiasan," ujarnya.

 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar