Empat Pimpinan Definitif DPRD Dilantik

id dprd, pelantikan

Ilustrasi (ANTARASulteng/Istimewa)

Palu,  (antarasulteng.com) - Sebanyak empat pimpinan definitif DPRD Sulawesi Tengah periode 2014-2019 akhirnya dilantik oleh Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah, di Palu, Rabu sore.

Pelantikan tersebut terlaksana setelah hampir sebulan, pimpinan sementara DPRD menunggu surat keputusan Menteri Dalam Negeri terkait dengan empat pimpinan definitif tersebut.

Pelantikan dalam agenda sidang paripurna tersebut, dipimpin oleh Ketua DPRD sementara Aminuddin Ponulele dari Partai Golkar.

Hadir dalam pelantikan tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, Sekretaris Daerah Pemprov Sulawesi Tengah Amdjad Lawasa, Ketua KPU Sulawesi Tengah Sahran Raden, dan sejumlah pejabat daerah, para pimpinan perguruan tinggi negeri/swasta, dan keluarga pimpinan DPRD.

Sebanyak empat pimpinan DPRD tersebut, adalah Aminuddin Ponulele sebagai ketua DPRD berasal dari Partai Golkar. Jabatan tersebut merupakan periode ketiga kalinya diemban politikus senior berusia 75 tahun tersebut.

Pimpinan DPRD lainnya, adalah Alimuddin Paada sebagai wakil ketua berasal dari Partai Gerindra. Alimuddin, adalah akademisi yang beralih ke panggung politik setelah mendapat mandat dari Partai Gerindra. Alimuddin saat ini menjabat Ketua Penasihat DPD Gerindra Sulawesi Tengah.

Dua pimpinan lainnya, adalah Akram Kamaruddin dan Muharram Nurdin, masing-masing sebagai wakil ketua berasal dari Partai Demokrat dan PDI Perjuangan.

Akram Kamaruddin adalah mantan Ketua DPRD Morowali yang sebelumnya berkarir di Partai Golkar, lalu pindah ke Partai Demokrat.

Muharram saat ini juga menjabat Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tengah.

Terlihat, tidak ada yang istimewa dari prosesi pelantikan tersebut, namun usai dilantik para pimpinan langsung menggelar rapat bersama para ketua fraksi untuk membahas alat kelengkapan DPRD lainnya.

Rencananya, Kamis siang, akan dilanjutkan dengan pemilihan ketua komisi pada empat komisi DPRD setempat. (skd) 
Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar