Pasien COVID-19 Sulteng yang sembuh bertambah menjadi 1.126 orang

id Sulteng,Palu,Sandi,Teroris,Poso

Pasien COVID-19 Sulteng yang sembuh  bertambah menjadi 1.126 orang

Ilustrasi - Dua pasien positif COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh berjalan keluar ruang isolasi di RSUD Anutapura di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (3/6/2020). ANTARA/Mohamad Hamzah/aww.

Palu (ANTARA) - Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Moh. Haris Kariming mengemukakan pasien COVID-19 yang sembuh bertambah menjadi 1.126 orang.



"Hari ini 37 pasien COVID-19 dinyatakan sembuh sehingga secara kumulatif total pasien COVID-19 Sulteng yang sembuh berjumlah 1.126 orang," katanya di Kota Palu, Selasa malam.



Pasien sembuh itu, lanjutnya, berada di sejumlah kabupaten dan kota antara lain tiga orang di Kota Palu, tujuh orang di Kabupaten Banggai, satu orang di Banggai Kepulauan, satu orang di Poso, satu orang di Donggala dan 24 orang di Morowali.



Mereka telah diizinkan pulang dan berkumpul namun harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19.



"Sementara itu 12 orang masing-masing dua orang di Palu, lima orang di Poso, tiga orang di Morowali dan dua orang di Morowali Utara terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini sehingga secara kumulatif total pasien terkonfirmasi COVID-19 hingga kini berjumlah 1.872 orang," ujarnya.



Selain itu, Haris menerangkan total pasien COVID-19 yang meninggal dunia berjumlah 72 orang dan 674 orang saat ini menjalani karantina secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah setempat.



"Adapun 340 sampel usap COVID-19 saat ini masih dalam pemeriksaan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng di Palu," terangnya.



Ia berharap hasil pemeriksaan 340 sampel usap tersebut negatif COVID-19 agar tidak terjadi peledakan kasus di Sulteng dan semua pasien yang dirawat segera sembuh," tambahnya.



Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar mendukung tim pengawas Dinas Kesehatan kabupaten dan kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19.



"Langkah tersebut sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19 di Sulteng," katanya

Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar