Longki: Belanja pemerintah bantu pemulihan ekonomi Sulteng 2021

id Gubernur Sulteng, longki djanggola, Pertumbuhan ekonomi, sulteng

Longki: Belanja pemerintah bantu pemulihan ekonomi Sulteng  2021

Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola menyampaikan arahannya pada peresmian Kantor Bank Sulteng Cabang Parigi, di Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (3/12/2020). ANTARA/Moh Ridwan

Parigi (ANTARA) -
Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengatakan belanja pemerintah diyakini dapat menjadi stimulan membantu mempercepat pemulihan ekonomi nasional dan daerah pada 2021.


 


"Bank Pembangunan Daerah sebagai bank pemerintah daerah dapat mengambil langkah-langkah strategis yang relevan dan realistis untuk berkontribusi menggeliatkan kembali perekonomian dan pembangunan daerah," ujar Gubernur Sulteng Longki Djanggola saat menghadiri peresmian Kantor Bank Sulteng Cabang Parigi, di Kabupaten Parigi Moutong, Kamis.


 


Gubernur menjelaskan, sebagai mana instruksi Presiden RI Joko Widodo kepada kepala daerah agar dapat membelanjakan segera dana transfer Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dituangkan dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2021 mulai kuartal satu tahun depan.


 


Menurut dia, segmen-segmen produktif seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kelompok tani dan perikanan, peternakan serta dunia usaha pada umumnya hendaknya menjadi fokus pemberdayaan oleh pemerintah dan perbankan dengan sentuhan program unggulan yang berharmonisasi bersama program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).


 


"Di samping memulihkan ekonomi, menyelamatkan kesehatan masyarakat menjadi hal prioritas di situasi pandemi seperti saat ini, karena upaya vaksinasi dilakukan pemerintah masih menunggu sejumlah tahapan uji klinis, maka protokol kesehatan merupakan hal wajib diterapkan dan di patuhi," ucap Longki.


 


Lebih lanjut di jelaskannya, meski di tengah pandemi COVID-19, tingkat pertumbuhan ekonomi Sulteng masih positif pada kuartal tiga 2020 dengan presentasi 2,82 persen, hal ini terwujud atas sinergitas BPD dan pemerintah daerah setempat dalam menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi daerah.


 


"Sulteng salah satu provinsi dari tiga provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang positif, meskipun pertumbuhan itu masih lemah, dibandingkan dengan kuartal tiga tahun 2019 6,15 persen," ungkap Longki.


 


Guna mendukung realisasi belanja tahun depan, katanya, maka pemerintah kabupaten/kota di Sulteng perlu memprioritaskan BPD sebagai kas keuangan.


 


Karena di Bank Sulteng, Pemda sebagai pemegang saham, oleh karena itu tidak elok jika hal itu tidak dimanfaatkan.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar