Pasien COVID-19 di Sulteng bertambah 200 orang-113 sembuh

id Sulteng,Palu,Sandi,Corona,Pasien COVID-19 di Sulawesi Tengah bertambah,Pasien COVID-19 di Sulawesi Tengah sembuh

Pasien COVID-19 di Sulteng bertambah 200 orang-113 sembuh

Pengendara sepeda motor melintas di depan gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulawesi Tengah yang dijadikan Rumah Sakit Darurat COVID-19 di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (6/10/2020). Setelah pemerintah setempat mengubah sementara fungsi gedung Balai Peningkatan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulteng menjadi Rumah Sakit Darurat COVID-19, kini giliran gedung BPSDM juga diubah fungsinya untuk menampung pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dalam dua pekan terakhir ini melonjak signifikan jumlahnya dan tidak dapat ditampung di rumah sakit umum yang ada. ANTARAFOTO/Basri Marzuki/hp.

Palu (ANTARA) - Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Moh. Haris Kariming menerangkan hari Sabtu ini 200 orang terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan sampel usap (swab), sementara 113 pasien sembuh.



Dari 200 orang itu, penambahan kasus terbanyak di Kabupaten Morowali dengan 56 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Kemudian 47 orang di Kota Palu, 29 orang di Tolitoli, 26 orang di Poso.



"Selanjutnya 24 orang di Parigi Moutong (Parimo), 10 orang di Morowali, enam orang di Donggala, satu orang di Banggai dan satu orang di Banggai Kepulauan (Bangkep)," katanya di Kota Palu, Sabtu malam.



Sementara itu, lanjutnya, 113 orang masing-masing 34 orang di Palu, 26 orang di Sigi, 23 orang di Tolitoli, 17 orang di Poso, tujuh orang di Parimo, dua orang di Morowali dan Morowali Utara (Morut), satu orang di Banggai dan Donggala dinyatakan sembuh hari ini. Secara kumulatif total pasien COVID-19 yang sembuh bertambah menjadi 4.071 orang.



Kemudian dua pasien COVID-19 masing-masing satu orang di Palu dan satu orang di Donggala dinyatakan meninggal dunia hari ini sehingga total pasien COVID-19 yang meninggal dunia hingga kini berjumlah 166 orang.



"Sebanyak 2.174 pasien COVID-19 saat ini menjalani karantina secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah setempat. Mari kita doakan agar mereka semua dapat sembuh," katanya mengajak.



Haris mengimbau masyarakat agar mendukung tim pengawas dinas kesehatan kabupaten dan kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19 serta yang paling utama menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19.



"Yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Langkah tersebut sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19 di Sulteng," katanya.

Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar