Menkumham minta jajaran Imigrasi tetap semangat hadapi pandemi COVID-19

id imigrasi, palu

Menkumham  minta jajaran Imigrasi tetap semangat hadapi pandemi COVID-19

Upacara peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-71 di Palu, Selasa (26/1/2021). (Antara/Anas Masa)

Palu (ANTARA) - Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Yasonna Laoly minta jajaran imigrasi dari pusat sampai ke daerah-daerah untuk tetap semangat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab meski di tengah-tengah menghadapi masa pandemi COVID-19.

"Itu salah satu imbauan dari Menkumham Yasona Laoly di sela-sela upacara peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-71 yang berlangsung secara virtual," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Palu,Wahyu Widodo,Selasa.

Menkumham, kata dia, meminta jajaran imigrasi dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab tetap memiliki semangat juang yang tinggi untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

Masyarakat tentu sangat berharap mendapatkan pelayanan yang terbaik meski menghadapi masa pandemi COVID-19.

Namun, katanya, di tengah-tengah pandemi COVID-19 yang belum juga berakhir ini, tetapi kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas.

Menyangkut kualitas pelayanan, termasuk kecepatan dalam menyelesaikan tugas dengan baik.

Menkumham juga meminta agar pelaksanaan protokol kesehatan hendaknya menjadi perhatian bersama mengingat sampai saat ini penyebaran COVID-19 di Tanah Air masih cukup tinggi sehingga perlu mendapat perhatian serius.

Menkumham minta semua jajaran Imigrasi harus mematuhi protokol kesehatan dengan benar yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dan ditambah dengan iman dan imun.

Kepala Imigrasi Palu,Wahyu Widodo menambahkan, khusus di jajaran Kantor Imigrasi Palu selama masa pandemi 2020 memang mengalami penurunan dari segi penerbitan dokumen perjalanan (paspor).

Dampak dari pandemi COVID-19, jumlah pemohon paspor turun drastis.

Hal itu memang dikarenakan adanya penyebaran virus corona yang membuat masyarakat menunda pembuatan paspor.

Dampak tersebut masih terus berlanjut di awal 2021 ini. Bahkan memasuki Januari 2021, ada sejumlah pegawai imigrasi yang terpapar COVID-19.

Sebagai langka pencegahan, maka semua pegawai Imigrasi Palu harus menjalani swab dan kantor beberapa kali disterilkan melalui penyemprotan obat.

Dan baru dua hari ini, pelayanan paspor di Kantor Imigrasi Palu dibuka kembali setelah selama dua pekan ditutup sementara karena sebanyak 13 pegawai dalam hasil pemeriksaan terkonfirmasi reaktif sehingga harus menjalani isolasi mandiri.

Tetapi sekarang ini, kata Wahyu, para pegawai yang terpapar dan menjalani karantina mandiri sudah ada yang masuk kantor setelah dinyatakan sembuh dan tersisa dua orang lagi yang masih harus menjalani karantina mandiri selama beberapa hari ke depan.

Selama masa pandemi COVID-19, jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi telah melakukan beberapa inovasi terkait dengan pelayanan paspor.

Salah satunya adalah layanan paspor kolektif (Eazy pasport). Layanan dimaksud adalah petugas imigrasi mendatangi pemohon paspor dengan jumlah minimal 25 orang pemohon berlaku untuk kantor pemerintah, swasta maupun organisasi masyarakatm agama dan lainnya.

Pelayanan paspor kolektif,petugas imigrasi yang akan menjemput bola. Petugas imigrasi mendatangi pemohon dan melakukan pemotretan, tetapi penerbitan pasor tetap di Kantor Imigrasi Palu.
(T.BK03/)
Pelayanan paspor Kantor Imigrasi Palu. (Foto Antara/Anas asa) (Antara/Anas Masa)

 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar