Pasien COVID-19 sembuh di Sulteng bertambah 181 orang

id Sulteng,Sulbar,Palu,Sandi

Pasien COVID-19 sembuh di Sulteng bertambah 181 orang

Seorang anak yang akan berobat mengenakan pelindung di Puskesmas Mabelopura, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (7/10/2020). ANTARAFOTO/Basri Marzuki/aww.

Palu (ANTARA) - Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah Moh. Haris Kariming menyebut 181 pasien COVID-19 di Sulteng dinyatakan sembuh hari ini.

"Hari ini 181 pasien COVID-19 dinyatakan sembuh, sehingga secara kumulatif total pasien COVID-19 yang sembuh di Sulteng berjumlah 8.128 orang," katanya di Kota Palu, Kamis malam.

Ia menerangkan 181 orang tersebut berada di sejumlah daerah, antara lain 43 orang di Kota Palu, 14 orang di Kabupaten Tojo Una-Una, 39 orang di Poso, 61 orang di Parigi Moutong, 11 orang di Morowali Utara, tujuh orang di Banggai, lima orang di Sigi, dan satu orang di Morowali.

Mereka yang sudah sembuh, lanjutnya, telah diizinkan pulang, namun harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19 agar tidak kembali terpapar.

"Sementara itu 67 orang terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini, antara lain 14 orang di Parimo (Parigi Moutong) dan Banggai, 13 orang di Morut (Morowali Utara), enam orang di Palu, tujuh orang di Sigi, delapan orang di Poso dan dua orang di Buol," ujarnya.

Secara kumulatif total pasien terkonfirmasi COVID-19 sampai saat ini berjumlah 9.881 orang.

Haris menyebut satu pasien COVID-19 di Morowali Utara meninggal dunia hari ini saat menjalani perawatan sehingga total pasien COVID-19 yang meninggal dunia sampai saat ini berjumlah 250 orang.

"Sebanyak 1.503 pasien COVID-19 saat ini menjalani karantina secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah setempat. Mari kita doakan agar mereka semua dapat sembuh," katanya.

Ia meminta masyarakat mendukung tim pengawas Dinas Kesehatan kabupaten dan kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19.

Selain itu, warga harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19.

"Pencegahan yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta menjauhi kerumunan. Langkah tersebut sangat penting dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19 di Sulteng," katanya.
 

Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar