Pembelajaran jarak jauh dinilai kurang efektif di Kota Palu

id sekolah kota palu,pembelajaran jarak jauh,pembelajaran tatap muka

Pembelajaran jarak jauh  dinilai kurang efektif di Kota Palu

´┐╝Siswa mengerjakan tugas sekolah di rumahnya di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (30/5/2020). Pemerintah Kota Palu memperpanjang masa belajar dari rumah untuk seluruh siswa hingga tahun ajaran baru 2020/2021 untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/wsj.

Palu (ANTARA) - Metode pembelajaran jarak jauh via daring yang diterapkan semasa pandemi COVID-19 menurut hasil evaluasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Sulawesi Tengah, kurang efektif.

"Sebagian besar target kompetensi-kompetensi dasar yang mesti dicapai oleh peserta didik saat mengikuti pembelajaran daring tidak tercapai," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Ansyar Sutiadi kepada ANTARA, Minggu, mengenai hasil evaluasi pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. 

Faktor yang menyebabkan pembelajaran jarak jauh kurang efektif, menurut dia, antara lain kemampuan tenaga pendidik yang belum semuanya memadai dalam melaksanakan pembelajaran dari jarak jauh.

"Dan kompetensi peserta didik untuk mengikuti pembelajaran secara daring juga tidak memadai. Banyak peserta didik yang malas mengikuti belajar daring karena bosan," katanya.

Ansyar juga khawatir pelaksanaan pembelajaran jarak jauh via daring dalam jangka panjang bisa mempengaruhi kondisi psikologis peserta didik.

Oleh sebab itu, ia berharap pemerintah bisa mengizinkan kembali pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah mulai Juni di tingkat pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah pertama.

"Para peserta didik ini ingin sekali belajar tatap muka, berkumpul dengan teman-teman. Oleh sebab itu saat ini kami terus melakukan persiapan, utamanya di seluruh sekolah, jika bulan Juni nanti pembelajaran tatap muka mulai dilakukan secara bertahap di Palu," katanya. 

"Kebijakan pembelajaran tatap muka ada di tangan Wali Kota Palu," ia menambahkan.

Ansyar menjelaskan bahwa saat ini pembelajaran dilakukan dengan tiga metode di Kota Palu, yakni daring, luring, dan pemberian modul pembelajaran ke peserta didik.
 

Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar