Pasien COVID-19 sembuh di Sulteng bertambah menjadi 8.227 orang

id Sulbar,Sulteng,Palu,Sandi

Pasien COVID-19 sembuh di Sulteng  bertambah menjadi 8.227 orang

Pengendara sepeda motor melintas di depan gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulawesi Tengah yang dijadikan Rumah Sakit Darurat COVID-19 di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (6/10/2020). ANTARAFOTO/Basri Marzuki/hp.

Palu (ANTARA) - Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah Moh. Haris Kariming menyebut pasien COVID-19 yang sembuh di provinsi itu bertambah menjadi 8.227 orang.

"Hari ini lima pasien COVID-19 dinyatakan telah sembuh, sehingga secara kumulatif total pasien COVID-19 yang sembuh di Sulteng berjumlah 8.227 orang," katanya di Kota Palu, Minggu malam.

Ia menerangkan lima orang tersebut berada di sejumlah daerah, antara lain tiga orang di Kabupaten Sigi dan dua orang di Donggala.

Mereka yang sudah sembuh, lanjutnya, telah diizinkan pulang, namun harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19 agar tidak kembali terpapar.

"Sementara itu 12 orang terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini, antara lain tujuh orang di Kota Palu, tiga orang di Kabupaten Donggala, satu orang di Banggai Kepulauan dan satu orang di Banggai. Secara kumulatif total pasien terkonfirmasi COVID-19 sampai saat ini berjumlah 10.025 orang,"ujarnya.

Haris menyebut dua pasien COVID-19 antara lain satu orang di Palu dan satu orang di Donggala dinyatakan meninggal dunia hari ini saat tengah menjalani perawatan sehingga total pasien COVID-19 yang meninggal dunia sampai saat ini berjumlah 259 orang.

"Sebanyak 1.539 pasien COVID-19 saat ini menjalani karantina secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah setempat. Mari kita doakan agar mereka semua dapat sembuh," terangnya.

Ia meminta masyarakat mendukung tim pengawas dinas kesehatan kabupaten da kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19.

Selain itu, warga harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19.

"Pencegahan yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta menjauhi kerumunan. Langkah tersebut sangat penting dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19 di Sulteng," katanya

 

Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar