Dishub Sulteng minta pelaku perjalanan tetap patuh prokes

id dishub,sulteng, covid

Dishub Sulteng minta pelaku perjalanan tetap patuh prokes

Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Jalan dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan Sulteng Sumarno . (Antara/Anas Masa)

Memang Pemkot Palu sudah mengeluarkan kebijakan tidak lagi melakukan pemeriksaan pelaku perjalanan di pintu masuk ke wilayah Kota Palu
Palu (ANTARA) - Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Jalan dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan Sulteng Sumarno mengatakan para pelaku perjalanan harus tetap mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Memang Pemkot Palu sudah mengeluarkan kebijakan tidak lagi melakukan pemeriksaan pelaku perjalanan di pintu masuk ke wilayah Kota Palu," katanya di Palu, Senin.

Dengan demikian, tidak ada lagi pemeriksaan PCR dan lainnya sehingga pelaku perjalanan, khususnya melalui jalur darat, kini bebas masuk.

Namun,kata dia, pelaku perjalanan tetap wajib menjalankan protokol kesehatan antara lain menggunakan masker dan menjaga jarak.

Para pengusaha otobis (PO) angkutan kota antarprovinsi dan angkutan kota dalam provinsi (AKAP dan AKDP) sebelum memberangkatkan armada wajib melakukan pemeriksaan soal kapasitas atau daya angkut kendaraan.

Penumpang dalam bis harus diatur agar tidak sampai bersentuhan satu sama lainnya.

Artinya, tetap mengacu kepada aturan pembatasan penumpang yang sudah ditetapkan pemerintah.

Yana, seorang penumpang menyambut baik kebijakan pemerintah kota yang tidak lagi mengharuskan pelaku perjalanan yang masuk mengantongi PCR dan lainnya.

"Juga pos pemeriksaan di pintu masuk jalur Taweli sudah tidak ada lagi," katanya.

Hal senada juga disampaikan Berti, seorang sopir jasa angkutan barang. Ia merasa lega, sebab sudah tidak ada lagi pemeriksaan di pintu masuk jalur darat di wilayah Taweli, Kecamatan Taweli.

Selama ini, setiap kendaraan yang melintas di setop petugas dan diperiksa terkait dokumen kesehatan perjalanan sebagaimana yang telah ditetapkan.

"Tapi sejak beberapa hari ini, pos di pintu masuk sudah kosong atau tidak lagi dijaga petugas," ujarnya. 
 
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar