Wabup Sigi pastikan petani akan dapat bantuan KUR nol persen bunga

id samuel y pongi,wakil bupati sigi,petani sigi,pertanian sigi,wabup sigi

Wabup Sigi pastikan petani akan dapat bantuan KUR nol persen bunga

Salah satu petani Sigi yang tergabung dalam Gapoktan Beringin Jaya sedang memeriksa tanaman cabai di lahan pertaniannya, di Sigi. (ANTARA/Muhammad Hajiji)

Petani jadi satu komponen yang mendapat bantuan KUR
Sigi, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Wakil Bupati Sigi, Sulawesi Tengah, Samuel Y Pongi memastikan petani di daerahnya akan mendapat bantuan modal usaha melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga nol persen, sebagai upaya mengembalikan semangat petani menggarap lahan pertanian pascagempa 28 September 2018.

"Petani jadi satu komponen yang mendapat bantuan KUR," kata Samuel, di Sigi, Rabu.

Samuel terus meyakinkan petani di daerah itu bahwa mereka akan mendapat bantuan permodalan senilai Rp10 juta dari KUR tanpa agunan atau jaminan ke bank penyalur KUR.

"Ada KUR dengan bunga nol persen yang kami percaya akan bisa membantu petani, harapannya masyarakat petani bisa kembali bertani dan ekonominya bisa pulih," kata Samuel.

Ia mengemukakan Pemkab Sigi mencanangkan program kur nol persen untuk memulihkan ekonomi masyarakat termasuk petani pascagempa dan di masa pandemi COVID-19.

Skema KUR nol persen yakni Pemkab Sigi menanggulangi bunga KUR sebesar enam persen pada bank penyalur KUR salah satunya Bank Mandiri.

"Setelah RPJMD dibahas dan ditetapkan oleh pemerintah bersama DPRD, maka program ini akan mulai jalan," ungkapnya.

Pemkab Sigi berencana menitip uang program di bank penyalur KUR senilai Rp5 miliar, untuk menanggulangi bunga KUR sehingga petani dan UMKM tidak lagi terbebani bunga bank.

"Syarat untuk memperoleh bantuan KUR ini tidak boleh PNS, bila ada salah satu kepala rumah tangga baik suami atau istri yang PNS, maka tidak bisa dapat KUR nol persen," ujarnya.

Samuel juga menyebut program KUR nol persen akan diikutkan dengan sistem dan seleksi administrasi ketat, hal itu agar petani, peternak, dan pelaku usaha UMKM yang pernah mendapat KUR tidak lagi mendapatkannya.
 
Salah satu petani Sigi yang tergabung dalam Gapoktan Beringin Jaya sedang memeriksa kondisi sumur dangkal yang ada di lahan pertaniannya, di Sigi. (ANTARA/Muhammad Hajiji)
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar