Kemenkumham Sulteng ajukan pembangunan lapas narkotika

id rutan donggala,lapas narkotika,sulawesi tengah

Kemenkumham Sulteng  ajukan pembangunan lapas narkotika

Kepala Kakanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah Lilik Sujandi. ANTARA/HO-Kanwil Kemenkumham Sulteng)

Palu (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tengah sedang mengajukan pembangunan lembaga pemasyarakatan (lapas) yang dikhususkan untuk narapidana kasus narkotika kepada pemerintah pusat.

Kepala Kantor wilayah Kemenkumham Sulteng, Lilik Sujandi, di Palu, Kamis (8/4), mengatakan pihaknya telah mengajukan pembentukan lapas narkotika ke Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI.

"Sedang kita ajukan, kita sudah surati ke Dirjen Pemasyarakatan," katanya

Kemenkumham Sulteng berencana menjadikan salah satu rumah tahanan negara (rutan), yakni Rutan Donggala menjadi lapas narkotika.

Jika hal tersebut dipenuhi, katanya, lapas narkotika mempunyai karakteristik dari sisi pencegahan peredaran narkoba maupun tempat rehabilitasi pengguna.

"Dengan karakteristik baik untuk pencegahan peredaran dan juga rehabilitasi. Mudah-mudahan tahun ini kita sudah bisa manfaatkan," kata dia.

Data yang dihimpun per 4 April 2021, saat ini narapidana dan tahanan baik itu dewasa laki laki laki, anak, dan perempuan yang ada di Sulawesi Tengah berjumlah 3.421 orang, yang terbagi di 13 UPT rutan dan lapas yang ada di Sulteng.

Dari ribuan narapidana dan tahanan tersebut, kasus narkotika masih mendominasi penghuni rutan dan lapas yang ada di Sulteng.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar