Pusdatina COVID-19 Sulteng: 10.435 pasien COVID-19 telah sembuh

id Sulteng ,Palu,Sandi,Makassar

Pusdatina COVID-19 Sulteng: 10.435 pasien COVID-19  telah sembuh

Sejumlah pekerja sektor pariwisata antre untuk mengikuti vaksinasi COVID-19 di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (24/3/2021). Sebanyak 710 orang pekerja sektor pariwisata mengikuti vaksinasi COVID-19 secara massal yang diinisiasi oleh Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Sulawesi Tengah. ANTARAFOTO/Basri Marzuki/aww.

Palu (ANTARA) - Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Moh. Haris Kariming menyebutkan pasien COVID-19 yang sembuh di daerah itu bertambah menjadi 10.435 orang.



"Hari ini 32 pasien COVID-19 dinyatakan telah sembuh, sehingga secara kumulatif total pasien COVID-19 yang sembuh di Sulteng berjumlah 10.435 orang," kata Haris di Kota Palu, Jumat malam.



Ia menerangkan 32 orang tersebut berada di sejumlah daerah, antara lain 19 orang di Kota Palu, delapan orang di Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), dua orang di Poso dan Buol, satu orang di Donggala.



Mereka yang sudah sembuh, lanjutnya, telah diizinkan pulang, namun harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19 agar tidak kembali terpapar.



"Sementara itu 55 orang terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini, antara lain 22 orang di Kota Palu, 14 orang di Kabupaten Parigi Moutong, delapan orang di Tolitoli, empat orang di Touna dan Donggala, dua orang di Buol dan satu orang di Poso," ujarnya.



Secara kumulatif, total pasien terkonfirmasi COVID-19 sampai saat ini berjumlah 11.502 orang.



Berikutnya, Haris mengatakan satu pasien COVID-19 di Poso dinyatakan meninggal dunia hari ini sehingga total pasien COVID-19 yang meninggal dunia sampai hari ini berjumlah 306 orang.



"Adapun 761 pasien COVID-19 saat ini menjalani karantina secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah setempat. Mari kita doakan agar mereka semua dapat sembuh," katanya.



Ia meminta masyarakat mendukung tim pengawas Dinas Kesehatan kabupaten da kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19.



Selain itu, warga harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19.



"Pencegahan yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta menjauhi kerumunan. Langkah tersebut sangat penting dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19 di Sulteng," katanya.

Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar