Pasien COVID-19 di Sulteng yang sembuh bertambah jadi 11.595 orang

id Sulteng,Sandi,Palu,Ramadan ,Mudik,Pasien COVID-19 di Sulteng,Pasien COVID-19 di Sulteng sembuh bertambah

Pasien COVID-19 di Sulteng yang sembuh  bertambah jadi 11.595 orang

Sejumlah petugass medis beraktivitas di depan gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulawesi Tengah yang dijadikan Rumah Sakit Darurat COVID-19 di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (6/10/2020). ANTARAFOTO/Basri Marzuki/hp.

Palu (ANTARA) - Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Moh. Haris Kariming menyatakan, pasien COVID-19 yang telah sembuh di provinsi itu bertambah menjadi 11.595 orang.



"Hari ini 50 pasien COVID-19 dinyatakan telah sembuh sehingga secara kumulatif total pasien COVID-19 yang sembuh di Sulteng berjumlah 11.595 orang," katanya di Kota Palu, Kamis malam.



Ia menerangkan 50 orang tersebut berada di sejumlah daerah, antara lain 31 orang di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), 14 orang di Buol, empat orang di Sigi dan satu orang di Poso.



Mereka yang sudah sembuh, lanjutnya, telah diizinkan pulang, namun harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19 agar tidak kembali terpapar.



"Sementara itu 47 orang terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini, antara lain lima orang di Kota Palu, sembilan orang di Kabupaten Buol, tiga orang di Banggai, dua orang di Tojo Una-Una dan Sigi, 26 orang di Parimo,"ujarnya.



Secara kumulatif, ia mengatakan total pasien yang terkonfirmasi COVID-19 sampai saat ini berjumlah 12.470 orang.



Selain itu total pasien COVID-19 yang meninggal dunia sampai saat ini berjumlah 341 orang.



"Adapun 534 pasien COVID-19 saat ini menjalani karantina secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah setempat. Mari kita doakan agar mereka semua dapat sembuh," terangnya.



Ia meminta masyarakat mendukung tim pengawas dinas kesehatan kabupaten da kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19.



Selain itu, warga harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19.



"Pencegahan yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta menjauhi kerumunan. Langkah tersebut sangat penting dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19 di Sulteng," katanya

Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar