KPU Palu Jamin Data Pemilih Lebih Akurat

id pemilih

Ilustrasi (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf/ama/14)

Palu,  (antarasulteng.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palu, Sulawesi Tengah menjamin akurasi data pemilih pada pilkada 9 Desember 2015 akan lebih baik dari Pemilu Legislatif dan Presiden 2014.

"Soal akurasi data pemilih tak perlu diragukan," kata Komisioner KPU setempat, Agusalim Wahid, Selasa.

Ia mengatakan KPU saat ini sementara melakukan validasi data pemilih.

Perbaikan data pemilih dan pendataan pemilih baru sedang dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) di masing-masing kelurahan yang ada di Palu.

"Dan sebagian besar yang menjadi petugas pendataan pemilih adalah ketua rukun tetangga (RT) di setiap wilayah permukiman penduduk," katanya.

Dengan demikian, kata Agusalim tingkat keakuratan data pemilih semakin lebih berkualitas dibandingkan sebelumnya.

Masa memutahiran data dan pendataan pemilih baru berlangsung selama 36 hari dan berakhir pada 19 Agustus 2015.

Berdasarkan tahapan pilkada pada 20-26 Agustus 2015 kegiatan penyusunan daftar pemilih hasil pemutahiran.

Tahapan berikutnya dari 27 -29 Agustus 2015 adalah rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutahiran tingkat kelurahan dan penyampaian daftar pemilih hasil pemutahiran ke PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan).

Setelah itu dilanjutkan rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutahiran tingkat kecamatan dan pada 01 September-02 September 2015 dilakukan rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutahiran tingkat Kota Palu untuk ditetapkan sebagai daftar pemilih sementara (DPS).

Pilkada wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu diikuti empat pasagan calon.

Keempat pasangan calon itu adalah Habsya Yanti Ponulele/Thamrin Samauna diusung Partai Nasdem, Demokrat dan PDI Perjuangan.

Berikutnya pasangan H.Hadianto Rasyid/Wiwik Jumi`atul Ro`fiah,Mulhanan Tombolotutu/Tamidi Lasahido diusung Partai Golkar dan Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Hidayat/Sigit Purnomo Said atau (Pasha Ungu) diusung Partai PAN dan PKB. (skd) 
Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar