Pemkot Palu masif melawan COVID-19

id Virus corona, COVID-19, Pemkotpalu, wawalipalu, Reny Lamadjido, sulteng

Pemkot Palu  masif melawan COVID-19

Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido (kiri). ANTARA/Muhammad Arsyandi

Palu (ANTARA) -
Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah Reny A Lamadjido mengatakan Pemerintah Kota setempat masif dalam menangani dan melawan penyebaran COVID-19 di daerah itu.
 
"Upaya pencegahan dan pemberantasan virus corona terus dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus ini," kata Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido yang ditemui di Palu, Selasa.
 
Wawali menjelaskan, sejauh ini penanganan COVID-19 gencar dilakukan mulai dari sosialisasi hingga penanganan pasien di rumah sakit, bahkan pemerintah setempat telah membentuk satuan-satuan tugas di tingkat kecamatan dan kelurahan guna mengantisipasi penularan lebih meluas.
Ia mengemukakan, protokol kesehatan masih menjadi kunci utama dalam mencegah penularan virus corona, olehnya masyarakat diminta tetap memperhatikan dan patuh terhadap 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas).
 
"Lalu dari segi kesehatan, pemerintah juga secara sigap melakukan upaya 3T (testing, tracing, dan treatment). Ini adalah strategi-strategi yang dilakukan dalam upaya menekan penyebaran virus corona," ujar Reny.
 
Selain itu, katanya, ketersediaan fasilitas kesehatan khususnya ruang isolasi rumah sakit pemerintah telah di tambah untuk perawatan pasien dengan tingkat penularan cukup serius.
 
"Begitupun pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) telah disiagakan dengan peralatan pendukung. Sehingga, jika ada masyarakat terpapar COVID-19 langsung di tindaklanjuti bersama tim satgas di tingkat kecamatan dan kelurahan. Kami berharap ruang isolasi tambahan di Rumah Sakit Anutapura tidak terisi oleh pasien COVID-19," kata Reny menambahkan.
 
Lebih lanjut di jelaskannya, saat ini Kota Palu masih berada di zona orange dan tingkat penularan kasus cenderung menurun.

 Oleh karena itu seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemangku kepentingan dan masyarakat diminta agar saling mendukung supaya kasus positif di Palu semakin berkurang hingga ke titik nol, seperti yang sempat terjadi di tahun 2020, ujarnya.
 
Sejalan dengan upaya pengetatan protokol kesehatan, pemerintah setempat juga terus mendorong kegiatan vaksinasi yang berjenjang sebagaimana Instruksi pemerintah pusat.
 
"Saya juga meminta masyarakat maupun para pihak ikut menyukseskan program vaksinasi COVID-19, sebab hal ini juga penting untuk meningkatkan imun tubuh agar terhindar dari penularan virus corona," demikian Reny.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar