Relawan Merah Putih Sulteng luncurkan koperasi produsen

id Toko sembako, sembako murah, RMP Sulteng, Mahfud Masuara

Relawan Merah Putih Sulteng luncurkan koperasi produsen

Sejumlah masyarakat yang menjadi anggota Relawan Merah Putih (RMP) Indonesia Sulawesi Tengah berbelanja di toko sembako murah khusus anggota lembaga itu setelah diluncurkan, Kamis (10/6/2021). ANTARA/Moh Ridwan

Palu (ANTARA) -
Lembaga Relawan Merah Putih (RMP) Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah meluncurkan satu bentuk usah koperasi produsen dalam rangka pemberdayaan anggota.
 
"Koperasi ini kami beri nama toko sembako yang mana konsumennya hanya khusus anggota RMP," Kata Ketua RMP Indonesia Sulteng Mahfud Masuara saat peluncuran koperasi tersebut, di Palu, Kamis.
 
Dia menjelaskan, lembaga yang dipimpinnya itu awalnya sebagai bagian dari tim pemenangan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulteng Rusdy Masyura-Ma'mun Amir yang memenangkan Pilkada tahun 2020.
 
Namun seiring perjalananya, lembaga tersebut memperluas ruang geraknya dengan membangun satu koperasi produsen yang menjual sembako dengan harga relatif lebih murah dari harga pasaran pada umumnya.
 
"Masyarakat yang memiliki kartu anggota dan sudah teraktivasi boleh berbelanja di toko sembako ini, karena toko ini dikhususkan untuk anggota dengan harga miring. Ini alasan kami tidak membuka penjualan untuk masyarakat umum," ujar Mahfud.
 
Dia memaparkan, RMP memiliki kurang lebih 130 ribu anggota yang tersebar di 12 kabupaten dan satu kota. Lalu dari 139 ribu, baru sekitar 20 ribu kartu anggota yang teraktivasi setelah dilakukan validasi.
 
Meski begitu, internal lembaga tetap membolehkan anggota berbelanja di toko tersebut meski kartu mereka belum teraktivasi.
 
"Kalau mereka berbelanja tentu syaratnya harus mengaktivasi kartu anggota," ucap Mahfud.
 
Di Kota Palu, katanya, anggota RMP mencapai 60 ribu orang dan yang baru mengaktifkan kartu anggota baru sekitar 4 ribu orang.
"Harga barang kami jual di sini selisih Rp2 ribu dengan harga pasaran," katanya.
 
Ia menambahkan, saat ini toko sembako RMP masih di pusatkan di ibu kota Sulteng, karena masih membutuhkan penataan dan peningkatan nilai usaha. Rencananya, pihaknya juga akan memasok murah satu komoditas gula are asal Kabupaten Buol untuk di jual di koperasi tersebut.
 
"Artinya upaya kami lakukan ini bisa memberikan keuntungan bagi lembaga dan anggota, ini lah bentuk pemberdayaan kami lakukan," demikian Mahfud.
Pewarta :
Editor : Muhammad Arshandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar