STMIK Adhi Guna Palu Sudah Terakreditasi

id stmik, adhi, gna

Kampus STMIK Adhi Guna, yang terletak di Jalan Undata No. 3 Palu (Foto Antara / Sukardi)

Palu,  (antarasulteng.com) - Sekolah Tinggi Ilmu Managemen Informatika dan Komunikasi (STMIK) Adhi Guna Palu, salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Provinsi Sulawesi Tengah, kini sudah terakreditasi baik program studi maupun institusi  oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

"STMIK Adhi Guna Palu merupakan sekolah komputer  pertama yang telah terakreditasi institusinya," kata Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Sukardi, S.Kom, M.Kom di Palu, Kamis.

Ia menjelaskan akreditasi institusi ini sesuai dengan SK No. 612/SK/BAN-PT/Akred/PT/VI/2015 yang ditandatangani oleh Mansyur Ramly.

Sukardi menjelaskan SK akreditasi institusi dari BAN-PT diterima pihak STIMIK Adi Guna Palu sejak Juni 2015. Pemberian akreditasi institusi itu akan dipertahankan dengan menyajikan proses pembelajaran secara benar sesuai regulasi dalam dunia pendidikan tinggi.

Magister Komputer PPs-Universitas Dian Nuswontoro Semarang 2013 itu juga menambahkan pencapaian itu tidak terlepas dari kerja keras seluruh civitas akademika kampus.

Dikatakannya program studi yang dikelola adalah program Teknik Informatika dan Sistem Informasi. Kedua program studi tersebut juga sudah terakreditasi dari BAN-PT pada bulan April 2015.

Sejak mulai beroperasi tahun 2001, alumni yang dihasilkan kampus mencapai 1.000 sarjana lebih. Mereka menyebar bekerja pada kantor pemerintah dan swasta di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya.

Kampus juga mensuplai tenaga pengajar di SLTA dan SLTP untuk bidang  Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Jumlah mahasiswa tercatat kurang lebih 1.500 orang berasal dari Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara,  Sulawesi Barat, SulawesiTenggara, gorontalo  dan Kalimantan. Sementara mahasiswa baru (Maba) tahun 2015 yang diterima 280 orang. Jumlah itu disesuaikan dengan rasio dosen dan sarana dan prasarana kampus yang dimiliki, tandas pria kelahiran Malang Jawa Timur itu.  
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar