UEFA denda Inggris 30.000 euro karena insiden laser

id Euro 2020,Piala Eropa,timnas Inggris,timnas Denmark

UEFA denda Inggris 30.000 euro karena insiden laser

Harry Kane dari Inggris mencetak gol kedua mereka dari rebound setelah Kasper Schmeichel dari Denmark menangkal penaltinya selama semi final Euro 2020 pada pertandingan Inggris melawan Denmark di Wembley Stadium, London, Inggris, Rabu (7/7/2021). ANTARA FOTO/Pool via REUTERS/Carl Recine/AWW/sa.

Jakarta (ANTARA) - Badan sepak bola Eropa (UEFA) resmi mendenda Federasi Sepak Bola Inggris (FA) sebesar 30.000 euro (sekitar Rp516 juta) setelah sebuah laser pointer diarahkan ke wajah kiper timnas Denmark Kasper Schmeichel selama pertandingan semifinal Piala Eropa 2020, demikian laporan Reuters pada Sabtu.

Tayangan ulang pertandingan menunjukkan bahwa seorang suporter mengarahkan laser hijau ke wajah Schmeichel ketika kapten timnas Inggris Harry Kane mengambil tendangan penalti yang memberi tim tuan rumah kemenangan 2-1 dalam pertandingan di Wembley pada Kamis (8/7).

UEFA telah membuka penyelidikan disipliner terhadap Inggris pada Jumat. FA juga diselidiki karena mencemooh terhadap lagu kebangsaan Denmark dan menyalakan kembang api.

Para suporter Inggris mencemooh saat timnas Denmark menyanyikan lagu kebangsaan mereka sebelum kickoff. Ejekan juga terdengar saat lagu kebangsaan Jerman dimainkan di Wembley pekan lalu, saat Inggris mengalahkan tim asuhan Joachim Loew pada babak 16 besar.

Inggris sekarang berharap untuk memenangkan trofi utama pertama mereka sejak Piala Dunia 1966 dan menghadapi Italia di final Euro di Wembley pada Senin dini hari WIB (12/7).
 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar