Dukcapil Palu tutup pelayanan karena seorang pegawai positif COVID-19

id Dukcapil palu, Rosidah Thalib, Pemkot Palu, COVID-19, virus corona, pegawai Dukcapil, sulteng

Dukcapil Palu tutup pelayanan  karena seorang pegawai positif COVID-19

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palu, Rosidah Thalib. ANTARA/Moh Ridwan

Palu (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palu terpaksa menutup sementara pelayanan kependudukan lantaran seorang pegawai positif terkonfirmasi COVID-19.

"Iya benar, mulai sore tadi kami menutup sementara proses pelayanan administrasi kependudukan karena ada pegawai kami terpapar COVID-19," kata Kepala Dukcapil Palu Rosidah Thalib yang dihubungi di Palu, Kamis malam.

Ia menjelaskan, pegawai yang terkonfirmasi positif merupakan seorang operator di meja pelayanan administrasi kependudukan yang hingga kini kondisi kesehatannya sudah membaik dan sedang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Sementara ini, katanya, hanya satu pegawai yang terkonfirmasi, namun ada pegawai lainnya juga mengalami sakit fllu, namun riwayat penyakit di deritanya bukan karena virus corona.

Meski begitu, pihaknya tetap mengambil langkah antisipasi agar tidak terjadi penularan berantai di lingkungan instansi tersebut.

"Ada juga pegawai kami yang istrinya merupakan tenaga medis sedang melakukan isolasi mandiri, sehingga pegawai tersebut disarankan agar istirahat dan melakukan isolasi mandiri di rumah," ujar Rosidah.

Ia memaparkan, penutupan sementara pelayanan Dukcapil dilakukan sejak Kamis 22 hingga Senin 26 Juni 2021. Meski begitu, Rosidah mengaku ia tetap masuk kantor pada Jumat (23/7) karena ada pekerjaan yang harus segera diselesaikan menyangkut kepentingan khalayak luas.

Rosidah mengemukakan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anutapura sebagai RS milik Pemkot Palu untuk melakukan tes usap/PCR atau swab terhadap pegawai yang dianggap bergejala.

"Kami sudah diskusikan di internal, diprioritaskan bagi pegawai yang dicurigai memiliki gejala mirip COVID-19 agar segera melakukan tes usap di rumah sakit, begitu pun jika pegawai mengalami influenza berat disarankan melakukan tes yang sama dan pegawai lainnya untuk sementara tidak melakukan aktivitas di luar rumah, hal ini dimaksudkan mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan buruk," kata dia menuturkan.

Ia menambahkan, sebagai kantor pelayanan publik, Dukcapil dilakukan penyemprotan cairan disinfektan secara berkala guna mencegah penyebaran virus.

"Memang secara berkala kami meminta penyemprotan disinfektan. Selama proses penutupan sementara pelayanan publik, penyemprotan terus dilakukan," demikian Rosidah.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar