Transaksi pasar modal Sulteng meningkat Rp 119 miliar

id Dendi Faisal,BEI, transaksi saham, bursa Efek, investor saham, IHSG, Sulteng, ekonomi

Transaksi pasar modal Sulteng  meningkat Rp 119 miliar

Ilustrasi- Seorang pengunjung mengabadikan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan gawainya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (25/9/2020). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc.

Palu (ANTARA) -
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut transaksi pasar modal di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengalami peningkatan di angka Rp119 miliar lebih di tengah  penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) .

"Data transaksi saham di pasar modal Sulawesi Tengah pada Agustus 2021 mengalami kenaikan sebesar 22 persen atau sekitar Rp119 miliar lebih," kata Kepala Perwakilan BEI Sulteng Dendi Faisal Amin yang dihubungi, di Palu, Senin.
 
Ia memaparkan kondisi transaksi di lantai bursa efek saat pertama kali pemerintah menerapkan kebijakan PPKM pada 26 Juli tidak berpengaruh terhadap pasar modal, bahkan justru memberikan dampak positif.

Dilaporkan, pada Juli 2021 transaksi saham mencapai angka Rp554 miliar, kemudian di Bulan Agustus kembali meningkat hingga di angka Rp674 miliar, jumlah ini naik karena intensitas investor melakukan transaksi saham.
 
"Artinya, orang-orang yang berkecimpung di dunia bisnis pasar modal tidak perlu interaksi tatap muka, hanya melalui sistem sudah bisa melakukan jual-beli saham," ujar Dendi.

Ia menilai kemungkinan kejenuhan orang-orang terhadap kebijakan PPKM mengalihkan kesibukan dan perhatian lewat bisnis ini, terbukti dengan capaian transaksi memberikan dampak positif terhadap pasar modal. 

Catatan BEI juga menunjukkan, penyumbang porsi paling tinggi di Sulawesi Tengah yaitu Kota Palu dengan jumlah transaksi sebesar Rp336 miliar lebih, disusul Kabupaten Tolitoli dengan transaksi sebesar Rp227 miliar lebih serta Kabupaten Banggai sebesar Rp39 miliar lebih.

Dari sisi jumlah investor, Sulawesi Tengah mengalami kenaikan sebanyak 1.639 investor baru di portofolio saham di bulan lalu, hal ini tidak terlepas dari upaya-upaya sosialisasi dan edukasi yang disampaikan kepada masyarakat, baik melalui daring maupun luring.

Ia menambahkan pada semester I tahun 2021 terjadi penambahan sekitar 5.177 investor baru didorong inovasi dan edukasi yang dilakukan Bursa Efek Indonesia terhadap masyarakat melalui platform digital.

"Total investor pasar modal di Sulawesi Tengah sampai dengan Agustus lalu yaitu sebanyak 26.099 investor," kata Dendi.
 
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021