Pemkot Palu tambah 20 armada truk sampah dukung program kebersihan

id Dlh palu, TPA, armada kebersihan, kebersihan, firman, Pemkotpalu, Sulteng

Pemkot Palu tambah 20 armada truk sampah dukung program kebersihan

FOTO ARSIP - Armada kebersihan mengangkut sampah dari tempat pembuangan sementara (TPS) menuju tempat pembuangan akhir (TPA), di Kota Palu, Sulteng, Rabu (4/7/2019). (FOTO ANTARA/Moh Ridwan

Palu (ANTARA) -
Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, melakukan pengadaan penambahan kurang lebih 20 unit truk pengangkut sampah dalam rangka mendukung program kebersihan di kota tersebut.
 
"Iya, kurang lebih 20 unit armada kebersihan diadakan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2021," kata Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu Firman yang ditemui di Palu, Kamis.

Pengadaan armada kebersihan itu, menggunakan dana pinjaman sekitar Rp60 miliar dalam rangka memperkuat sarana dan prasarana instansi dalam optimalisasi kegiatan kebersihan kota.

Apalagi, katanyam Kota Palu tahun 2023 mengincar piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sehingga dipandang perlu mengadakan puluhan truk pengangkut sampah.

"Selan itu, kondisi armada kami banyak yang harusnya diistirahatkan karena tidak layak pakai namun tetap dioperasikan, kalau tidak seperti itu maka sulit melayani angkutan sampah harian," katanya.
 
Jika 20 unit kendaraan tersebut sudah direalisasikan, latanya,  maka posisi sarana angkutan semakin kuat, dan beban biaya pemeliharaan dapat
diminimalisasi.



.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu, Firman. (FOTO ANTARA/Moh Ridwan

Ia menjelaskan saat ini jumlah armada kebersihan DLH Kota Palu kurang lebih 42 unit, namun yang beroperasi hanya sekitar 38 unit dan dari segi jumlah ketersediaan armada cukup, namun dari sisi kualitas justru banyak yang tidak memenuhi syarat karena umur kendaraan sudah tua.

Sejumlah armada baru yang ada saat ini di dapatkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2018 dua unit, lalu 2019 satu unit dengan sumber dana yang sama, kemudian 2020 mendapat bantuan hibah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tiga unit truk kontainer amroll.

"Dua bulan lalu Kementerian PUPR juga menghibakan dua unit truk pengangkut sampah dan enam unit kendaraan bermotor roda tiga untuk melayani pengangkutan sampah rumah tangga ke kontainer kebersihan," katanua.

Firman menjelaskan, DLH Palu juga memiliki sejumlah alat berat dalam rangka mendukung kegiatan kebersihan, yang mana alat berat tersebut masing-masing berupa dua unit excavator dan bulldozer serta satu unit loader yang beroperasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kawatuna Palu.

Ke depan, kata dia, sampah yang diangkut ke TPA berupa residu atau sampah yang tidak dapat di olah atau daur ulang, oleh karena itu masing-masing kelurahan diarahkan agar memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

"Rata-rata angkutan harian sekitar 16 kubik sampah per satu armada karena maksimal angkutan dalam sehari empat ritase. Artinya sampah yang terangkut ke TPA dengan ketersediaan 38 armada sekitar 608 kubik per hari," demikian Firman.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021