Jokowi tinjau pelaksanaan vaksinasi massal untuk pelajar di Banten

id presiden jokowi , vaksinasi pelajar di banten

Jokowi tinjau pelaksanaan vaksinasi massal untuk pelajar di Banten

Dokumentasi - Presiden Joko Widodo memberi keterangan pers saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Indoor Stadium, Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (9/6/2021). Persiden berharap target kecepatan mengejar 700 ribu per hari untuk bulan Juni dan 1 juta per hari bulan berikutnya dapat terealisasi. ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev/aa

Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal COVID-19 bagi pelajar di sejumlah sekolah di Provinsi Banten, Selasa.

Presiden meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi di SMA Negeri 4 Serang, Banten, serta melakukan dialog dengan sejumlah sekolah menengah atas atau kejuruan lain yang juga melaksanakan vaksinasi massal, melalui konferensi video.

"Saya senang sekali pada hari ini bisa melihat, bisa meninjau vaksinasi massal terutama untuk para pelajar di Provinsi Banten. Bersama saya juga Ibu Ketua DPR, Ibu Puan Maharani dan juga Pak Mensesneg beserta Pak Gubernur dan Pak Wali Kota Serang," ujar Presiden dalam sambutannya yang disaksikan melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden kemudian berdialog dengan perwakilan SMA Negeri 1 Ciomas, Serang, Banten, yang juga melaksanakan vaksinasi massal.



Kepala Sekolah SMAN 1 Ciomas Aan Hernawan melaporkan kepada Presiden bahwa pada hari ini pihaknya melakukan vaksinasi terhadap 307 siswa.

"Yang hari ini 307 siswa Pak Presiden. Ini sisa, karena sudah dua kali kita melaksanakan vaksinasi massal. Sudah 80 persen," papar Aan kepada Presiden melalui sambungan video.

Aan mengatakan pihaknya sudah dua pekan terakhir memberlakukan pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat sesuai ketentuan pemerintah.

Presiden selanjutnya berdialog dengan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Cilegon. Kepala Sekolah SMKN 1 Cilegon Widodo menyampaikan pihaknya menargetkan vaksinasi terhadap 1.300 peserta pada hari ini.

Widodo mengatakan pihaknya tidak kesulitan mendapatkan vaksin karena dibantu oleh Dinas Kesehatan Banten. Dirinya juga melaporkan telah memberlakukan pembelajaran tatap muka selama dua pekan terakhir, dengan membatasi kapasitas siswa di setiap kelas sebanyak 50 persen dengan waktu pembelajaran maksimum 4 jam per hari.

Presiden Jokowi mengapresiasi gencarnya pelaksanaan vaksinasi massal bagi masyarakat dan pelajar di Banten. Kepala Negara meminta sekolah lain juga menyelesaikan vaksinasi bagi siswa agar seluruh sekolah di Banten bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka dalam keadaan yang aman karena sudah dilindungi oleh vaksin.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021