Warga terpapar COVID-19 di Sulteng terus turun dan tersisa 445 orang

id Sulteng,Sandi,Palu,Ppkm,Pon,Pln

Warga terpapar COVID-19 di Sulteng  terus turun dan tersisa 445 orang

Sejumlah guru mengukur suhu tubuh siswa sebelum mengikuti proses pembelajaran secara tatap muka di SMK Negeri 3 Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (4/10/2021). Sejumlah sekolah di Provinsi Sulawesi Tengah mulai memberlakukan pembelajaran tatap muka di sekolah secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/foc.

Palu (ANTARA) - Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah Adiman menyatakan warga yang terpapar COVID-19 di Sulteng terus turun dan saat ini tersisa 445 orang.

"Kasus aktif COVID-19 atau warga terpapar COVID-19 yang masih menjalani isolasi di Sulteng hari ini tinggal 445 orang atau 0,95 persen dari total warga yang terkonfimasi terpapar COVID-19 sebanyak 46.728 orang ,"katanya di Kota Palu, Selasa0.

Ia menerangkan 445 orang yang terpapar COVID-19 itu berada di sejumlah daerah antara lain 24 orang di Kota Palu, 22 orang di Kabupaten Banggai, 57 orang di Banggai Kepulauan (Bangkep), 17 orang di Buol, 57 orang di Donggala.

Kemudian, lanjutnya, 37 orang di Morowali, 50 orang di Morowali Utara (Morut), 33 orang di Parigi Moutong (Parimo), 61 orang di Poso, 22 orang di Sigi, 26 orang di Tojo Una-Una (Touna), 34 orang di Tolitoli dan empat orang di Banggai Laut (Balut).

"Sementara itu secara kumulatif sudah 44.705 pasien COVID-19 dinyatakan telah sembuh atau naik menjadi 95,67 persen dari total warga yang terpapar COVID-19 di Sulteng. Selain itu 1.578 orang dinyatakan meninggal dunia atau 3,38 persen,"ujarnya.

Hari ini, Adiman mengatakan 45 pasien COVID-19 dinyatakan telah sembuh, 31 orang terkonfirmasi terpapar COVID-19 dan dua orang dinyatakan meninggal dunia.

Adiman meminta masyarakat mendukung tim pengawas dinas kesehatan kabupaten dan kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19.

Selain itu, warga diimbau menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19 secara ketat.

"Pencegahan yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah. Langkah tersebut sangat penting dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19 di Sulteng,"terangnya.
Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021